VIVAnews - Kepala Posko Mudik Kementerian Perhubungan Sugiyadi Waluyo mengatakan puncak mudik melalui jalur darat sudah melewati puncaknya. Penilaian itu berdasar pantauan CCTV yang disebar di sejumlah titik rawan macet sepanjang jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) dan jalur Selatan.
Sejumlah ruas jalan yang dipantau tersebut terlihat mulai cair dari kemacetan, bergerak lancar, bahkan sejumlah ruas tol tampak lengang.
"Ini gambaran real time, secara umum sudah lancar, hanya lintas Nagrek tersendat," kata Sugiyadi, Kamis 9 September 2010.
Menurut dia, puncak kepadatan sudah terlewati kemarin siang dan tadi malam. Berdasar pengamatannya tiap tahun, puncak kepadatan selalu terjadi pada H-3 atau H-2. "H-1 biasanya sudah mempersiapkan Lebaran di kampung," katanya.
Menurut dia, kini arus pemudik sudah tersebar di jalur Utara dan Selatan setelah melewati Simpang Jomin. Rupanya, ada juga kawasan yang tidak terpantau CCTV. Dia mendapati laporan di ruas jalan Ciasem, Jawa Barat, terjadi kemacetan siang ini.
"Tadi siang di Ciasem terjadi kemacetan akibat pasar tumpah memakan badan jalan, tersendat tapi tidak terpantau (CCTV)," katanya.
Sementara itu, Kepala Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang Evan mengatakan meski volume kendaraan di jalan sudah mulai berkurang, dia mengimbau pemudik tetap waspada. Menurut dia, menjelang dan setelah lebaran, ketika aktivitas silaturahim terjadi seringkali terjadi kecelakaan.
"Sebab itu, posko disiagakan terus hingga H plus tujuh," katanya.
Pantauan VIVAnews di Posko yang berlokasi di lantai 6 Gedung Kementrian Perhubungan, CCTV memang menunjukkan menurunnya kepadatan di sejumlah titik pantau dibanding sehari sebelumnya. Misalnya, sejumlah ruas jalan tol tampak lancar. Kepadatan sudah bergeser di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Jalanan tampak padat ruas setelah simpang Jomin, dan Tegal Gubuk yang semalam masih macet.