VIVAnews - Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhamad, membantah ada upaya pemerasan yang dilakukan petugas Kementerian Kelautan dan Perikanan saat insiden penangkapan tujuh nelayan Malaysia di perairan Bintan.
"Itu isu liar. Kami cek tidak ada informasi mendasar mengenai itu," kata Fadel di Jakarta, Senin, 6 Agustus 2010.
Fadel mengaku telah meminta penjelasan kepada petugas KKP. “Dan enggak ada begitu-begitu (pemerasan)."
Sebelumnya , Polisi Air Malaysia dalam laporannya menyebutkan ada usaha pemerasan yang dilakukan petugas Indonesia terhadap keluarga dari salah satu tujuh nelayan yang ditahan.
Dalam laporannya, Polisi Air Malaysia menulis pesan singkat dari nomor telepon yang dipercaya sebagai milik pegawai KKP Indonesia yang menginginkan tebusan RM3500 jika menginginkan tujuh nelayan Malaysia dibebaskan.
Informasi pemerasan ini juga telah dibantah keras oleh Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Aji Sularso.
Ia menyatakan tidak ada usaha pemerasan yang dilakukan anak buahnya saat insiden penangkapan tujuh nelayan Malaysia pada 13 Agustus 2010 itu. (sj)