Nasional

Presiden SBY Kunjungi Korban Sinabung

SBY akan berangkat menuju lokasi bencana dan meninjau sejumlah lokasi pengungsian.

Senin, 6 September 2010, 07:33 WIB
Elin Yunita Kristanti
Gunung Sinabung Masih Berstatus Awas (AP Photo)

VIVAnews -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini, Senin 6 September 2010, bertolak ke Medan Sumatera Utara.

Pesawat yang membawa Presiden dan rombongannya dijadwalkan lepas landas dari Pangkalan TNI Angkatan Udara, Halim Perdana Kusuma  pukul 06.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

"Menuju Medan, Sumatera Utara dalam rangka kunjungan kerja," kata informasi yang didapat VIVAnews dari sekretariat Presiden.

Menurut informasi,  setelah disambut Gubernur Sumatera Selatan, Syamsul Arifin, SBY akan berangkat menuju lokasi bencana dan meninjau sejumlah lokasi pengungsian.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam Andi Arief mengatakan, Presiden SBY mengikuti terus perkembangan letusan Sinabung.

Letusan terbesar Sinabung terjadi pada Jumat 3 September 2010 pukul 04.30 WIB -- yang merupakan letusan paling besar sejak Sinabung kali pertama  meletus pada 29 Agustus 2010.

"Letusan ini mengeluarkan asap hitam yang cukup tebal. Suara gemuruh dan getarannya terdengar dan terasa hingga radius 8 kilometer," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Surono.

Bahkan, kata Surono, semburan abu mencapai ketinggian 3.000 meter, lebih besar dari yang sebelumnya hanya 2.000 meter.

Akibat letusan Sinabung, ribuah penduduk di sekitar gunung terpaksa tinggal di pengungsian. (hs)

• VIVAnews
Rating
Komentar
ismangil
06/09/2010
biasa tebar pesona
Balas   • Laporkan
buffalo
06/09/2010
kunjungan kunjungan dan kunjungan. Pak SBY..tau betul penting nya pencitraan. image. serasa kampanye selama 5 tahun... mumpung berkuasa..buatlah masa pemerintahan Bapak dikenang positif..
Balas   • Laporkan
ranochung
06/09/2010
editornya lagi ngantuk kalii..
Balas   • Laporkan
bunga
06/09/2010
waduh bukan gubernur sumatera selatan tuuuu tapi sumatera utara ya
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ