VIVAnews -- Tak semua warga Indonesia menginginkan konfrontasi dengan Malaysia, apalagi mengobarkan perang terhadap negeri jiran.
Setelah kampanye, Unyil bersalaman dengan Upin, dukungan perdamaian Indonesia - Malaysia juga disampaikan 220 siswa sekolah menengah di Kudus, Jawa Tengah.
Para siswa SMP Keluarga ini mengirim surat persahabatan untuk sesama siswa di Malaysia.
Dalam suratnya, para siswa menyampaikan harapannya agar ketegangan yang terjadi antar dua negara mereda.
"Kami sepakat menulis surat kepada para pelajar di Malaysia, mengajak mereka agar lebih mempererat tali persahabatan antarpelajar di dua negara," kata salah satu siswa, Ardi Satya, seperti dimuat Malaysian Digest, Minggu 5 September 2010.
Ditambahkan dia, deklarasi perang atas Malaysia bukan solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik. Masih banyak cara damai yang bisa ditempuh.
Surat tersebut akan dikirimkan ke Kedutaan Besar Malaysia, Senin 6 September 2010.
Sementara, kepala sekolah SMP Keluarga, Basuki menyatakan harapannya agar siswa lainnya, baik di Indonesia maupun Malaysia melakukan hal serupa.
"Kami tidak setuju perang karena akan banyak nyawa yang hilang," kata dia.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyoo telah mengeluarkan sikap Indonesia terkait krisis yang dipicu insiden saling tangkap di perairan Bintan, Jumat 13 Agustus 2010 lalu. Namun, beberapa pihak menilai sikap presiden kurang tegas. Mereka menginginkan perang.
Lainnya, menilai langkah diplomasi yang diputuskan pemerintah adalah solusi tepat, menyelesaikan masalah secara diplomasi, tanpa pertumpahan darah.
eh lo pada!!
jangan seenaknya ngmgin perang..
sekarang jamannya pake otak!
bkn pake otot!
mungkin otak lu pade uda dicuci bersih ama tu provokator.
klo kita mw terpancing gtu..
berarti kita bodoh..
ingat sodara kita yg lagi nyari makan disana!!
Walah2 malu aku low begini, ngpaen ngirm surat ajak damai.. Kapan Bisa nunjukan taring kalo begini,,, Para Pahlawan mungkin menangis melihat kita seperti ini...Indonesia itu bangsa yang kuat,, jangan letoy giniii...
inilah penyebab 2 negara tak pernah damai..
ada orang yg mmpunyai kesadaran tinggi malah di anggap pengemis.
kasih tau saya, atas dasar apa kalian benci malaysia?
APA ADA UNTUNGNYA BUAT KITA?
apa hnya demi HARGA DIRI?
Persetan!!
inilah bangsa pengemis...malingsia yang buat kesalahan tapi kita yang minta untuk berdamai...apa gak terbalik...seharus nya malingsia yang minta damai...kalau mereka sadar mereka yang salah...ini tidak....oh..pengemisss....pengemis....
iy ikh adik2 nie knp jd krm srt segala.. harga diri bangsa kalian hlgkan dgn cra it... dah lah tgas kalian adalah belajar tuk jd penerus bgsa yg lbh baik.. kya ngerti az mslh nya,,