VIVAnews - Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Tubagus Ade Hidayat, mengaku tidak jadi memeriksa saksi kunci yakni putra Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Namun pihaknya janji akan memeriksa dalam waktu dekat ini.
"Tidak jadi hari ini, karena yang bersangkutan sedang tidak berada di Bandung, sedang di Jakarta, kuliah di UI," ujarnya saat dihubungi VIVAnews, Sabtu 4 September 2010.
Saat ini, lanjut Tubagus, polisi sedang memeriksa empat saksi penembakan di rumah dinas Gubernur Jawa Barat. Keempat orang saksi tersebut adalah seorang Cleaning Sevice (Suhaya), Kepala Sub Bagian Rumah Dinas (Yeni), dan seorang sopir. "Mereka diperiksa di unit satu Polrestabes Bandung," ujarnya.
Pemeriksaan tersebut, dilakukan secara tertutup. Wartawan dilarang meliput langsung pemeriksaan.
Sementara itu, dua anak yang menjadi saksi kunci, diakui Tubagus akan diperiksa hari ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Reihan Ahmad tertembak kepalanya saat sedang bermain dengan anak Gubernur Ahmad Heryawan di Gedung Pakuan. (umi)
Laporan: DHR | Bandung
• VIVAnews