Nasional

Mudik, Kecelakaan Motor Capai 76 Persen

Budaya mudik bareng dengan menggunakan bus saat ini sedang diperbanyak.

Sabtu, 4 September 2010, 14:59 WIB
Eko Priliawito, Beno Junianto
  (Iwan Heriyanto | surabayapost)

VIVAnews - Direktorat Lalu Lintas Polri mencatat ada sekitar 322 titik kemacetan dari mulai Lampung sampai Bali. Kemacetan pada jalur mudik disebabkan karena jumlah kendaraan dalam jumlah banyak yang berjalan secara bersamaan.

Penyempitan jalan akibat pasar tumpah juga menjadi penyebab lain, selain karena pemenggalan jalan yang memang kerap membuat kemacetan.

Saat ini yang tetap menjadi perhatian adalah pemudik dengan sepeda motor. Jumlanya tahun ini naik lebih dari 10 persen.

"Kecelakaan sepeda motor bisa mencapai 76 persen. Kami minta agar mudik bersama dengan bus," ujar Djoko Susilo, saat melakukan pemantuan di kawasan Cikampek, Sabtu 4 September 2010.

Pengawasan pemudik motor juga akan diperketat. Bila kedapatan naik lebih dari tiga orang atau membawa barang berlebihan, akan ditertibkan.

Budaya mudik bareng dengan menggunakan bus saat ini memang mulai marak, banyak perusahaan kini mulai menerapkan mudik bersama.

Bahkan Telkomsel melakukan sesuatu yang lain, terkait dengan mudik bersama. Tidak menggunakan bus, tapi menggunakan kapal laut.

Cara ini merupaka cara baru untuk pelaksaan mudik bareng. Sebanyak 2.500 orang akan mudik bersama menggunakan kapal laut.

"Besok kita lepas mudik kapal laut, di 15 kapal, yang mudik lebih dari 2500 orang, kapal laut berangkat dari Jakarta ke Surabaya tanggal 6," ujar Aulia Ersyah Marinto, Deputi VP corporate Secretary Telkomsel kepada VIVAnews.  (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ