VIVAnews - Pertemuan Komisi Bersama Tingkat Menteri antara pemerintah Indonesia dengan Malaysia dijadwalkan akan dilakukan pada tanggal 6 September di Kinabalu, Malaysia.
Selain membahas kerja sama bilateral, pertemuan tersebut juga dimaksudkan untuk menyelesaikan masalah perbatasan antara kedua negara yang membuat hubungan keduanya memanas.
Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menjelaskan, pada pertemuan nanti, pemerintah Indonesia akan mengupayakan percepatan proses perundingan perbatasan antara Malaysia dan Indonesia.
Kedua negara masih memiliki empat segmen wilayah yang berada dalam ranah sengketa, dan sampai saat ini belum ada perundingan yang dilakukan.
Selain akan membahas secara umum hubungan kerja sama Indonesia dan Malaysia, pertemuan juga akan membicarakan upaya percepatan proses perundingan antara kedua negara.
"Hal ini sudah digaris-bawahi berulang kali, bahwa inilah komitmen pemerintah Indonesia," ujarnya yang ditemui usai pelantikan pejabat eselon I dan II Kementerian Luar Negeri di Gedung Pancasila, Jumat 3 September 2010.
Terkait aksi demonstrasi yang diwarnai penodaan simbol negara, Marty menyerukan agar masyarakat tidak lagi melakukan reaksi yang berlebihan.
"Pro dan kontra terkait masalah ini sudah seharusnya dihentikan, dan sudah waktunya Indonesia bekerja bersama dalam menyelesaikan masalah," ujarnya.
Marty juga mengatakan pemerintah dan kementerian terkait menjadikan insiden 3 Agustus sebagai pelajaran. Dia menjelaskan pemerintah mempertimbangkan adanya Standar of Procedure yang jelas sehingga para petugas di lapangan dapat mengambil langkah yang tepat jika hal serupa terjadi lagi. "Salah satunya adalah harus ada koordinasi antara petugas di perairan dengan petugas di daratan," ujarnya.