Nasional

Tujuh Orang Tewas Akibat Kerusuhan di Buol

"Ada yang menghembuskan bahwa ada tindakan kekerasan dari kepolisian."

Kamis, 2 September 2010, 14:05 WIB
Ismoko Widjaya, Bayu Galih
Kapolri, Bambang Hendarso Danuri (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Kapolri Jenderal Polisi Bambang  Hendarso Danuri menduga ada pihak tidak bertanggungjawab yang menghasut di Buol, Sulawesi Tengah. Akibatnya, korban tewas akibat bentrok polisi dengan warga berjatuhan.

"Sehingga ada tembakan peringatan dari petugas. Tidak digubris. Akhirnya ada penembakan yang akhirnya meninggal korban tujuh orang sampai hari ini," kata Bambang Hendarso Danuri di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis 2 September 2010.

Kapolri memaparkan, kasus Buol itu berawal dari peristiwa tabrak lari. Dari peristiwa tabrak lari itu, seorang warga bernama Kasmir Timumun ditahan. Kasmir ditemukan meninggal di tahanan Polsek Buol. "Ini yang didalami, apa betul yang bersangkutan (Kasmir) bunuh diri," kata Kapolri.

Menurut Kapolri, bila memang terbukti Kasmir bunuh diri maka hasil pembuktian itu akan disampaikan kepada publik.

Tim gabungan dari Polri, Komnas HAM, dan Komisi III DPR juga sudah dibentuk untuk mencari tahu apakah ada kejanggalan dalam kasus itu. Saat ini baru tim gabungan dari Polri yang sudah di lokasi. Komisi III DPR dan Komnas HAM segera menyusul.

"Kami ingin tahu realitanya. Itu dulu. Tetapi, sejak ada peristiwa itu seolah ada yang menghembuskan bahwa ada tindakan kekerasan dari kepolisian. Sehingga berkumpullah massa untuk melakukan tindakan kekerasan, perusakan, dan lain-lain," kata dia.

Dari kasus ini, Kapolri mendapat laporan tujuh orang tewas. Sebelumnya, Komnas HAM menyebut empat orang masih mengalami kondisi kritis.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Atlantis
04/09/2010
POLISI kalo kasi laporan Suka Asal-asalan. LOGIKA aja: Mana Mungkin Kasmir Bunuh Diri.!!!!!!!! PASTI ada Penganiayaan sehingga Lasmir Meninggal dan Untuk Menutupinya, Polisi di Sana membuat Laporan Kalo Kasmir Bunuh diri."POLISI JANGAN SUKA BERBOHONG PLIZ
Balas   • Laporkan
kupret
03/09/2010
Aparat braninya ama masyarakat, coba klo ma PDRM pasti lari kebirit2! kwkwkwkwkwkwkw
Balas   • Laporkan
pocel
02/09/2010
polisi emang mau menang sendiri mentang-mentang penegak kebenaran bukan selalu merasa benar...intropeksi diri donk
Balas   • Laporkan
pe'ol tekape
02/09/2010
ko ga ada yang belain PELOKIS ya ??? maklumlaah namanya jg pelokis repoblek endonesa yaaa gitu dah kelakuannya ga pada maen otak tp ngandelin pisik doang. kl ud kyk gini yg rugi masyrkt jg !
Balas   • Laporkan
Ir.Hady Sunarso
02/09/2010
Kau dibelikan peluru oleh rakyatmu kenapa kau pakai untuk membunuh rakyatmu sendiri, dimana hati nuranimu. Belajarlah berlaku adil dan ksatria, jika kau memang menyiksa tahanannmu, ya katakan jujur dan minta maaflah dan siaplah untuk diadili juga.
Balas   • Laporkan
yasser
02/09/2010
gimana mau bilang bunuh diri, kalo kaga disiksa di kantor plokis
Balas   • Laporkan
ttato
02/09/2010
itu udah pasti ada oknum polisi yg melakukan penganiyaya`an sehingga kasmir meninggal dunia. lucu banget alasan polisi kasmir bunuh diri, lagian kasmir mau bunuh diri pake apa orang dia lg ada di tahanan. huuuh dasar klo mau bikin alasan yg berbobot ke...
Balas   • Laporkan
Lukman Hakim
02/09/2010
sepertinya sudah biasa hal seperti ini terjadi. meskipun saya memang tidak bisa membuktikan, tapi saya sangat yakin, tuduhan masyarakat biau sangat beralasan. Pada tingkatan perwira menengah memang polri sangat berhati hati dalam melakukan tindakan, tapi
Balas   • Laporkan
Ramlan
02/09/2010
Kok Bisa Begitu ya...
Balas   • Laporkan
Enjoy
02/09/2010
polisi pada bohong????? dah biasa tuh.. penyampaian yg ga berimbanglah yg menjadikan emosi warga terpancing.... makanya ingat kalian (polisi) adalah penegak hukum bkn perusak hkm, jgn biasakan brtndk arogan..!!!! Rakyat jg bsa ngamuk klo ktrlaluan.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ