Nasional

Kapolri Tambah Pasukan Brimob ke Buol

"Kalau yang salah anggota kita, nanti kita ambil tindakan. Jangan ada tindakan kekerasan."

Kamis, 2 September 2010, 13:58 WIB
Ismoko Widjaya, Bayu Galih
Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri  

VIVAnews - Bentrokan warga dengan polisi di Buol, Sulawesi Tengah, menewaskan tujuh orang warga sipil. Hari ini, Mabes Polri mengirim pasukan Brimob sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok.

"Penambahan pasukan siang ini, dua SSK kita berangkatkan dari Kelapa Dua untuk mencegah agar tindakan perusakan tidak meluas," kata Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis 2 September 2010.

Kapolri berharap agar di bulan Ramadan ini jangan ada lagi tindakan kekerasan. Semua prosedur pengamanan sebaiknya diserahkan dan dipercayakan kepada polisi.

"Tim baru berangkat kemarin. Belum laporan. Tim dipimpin langsung Wakapolri, Propam, dan Itwasum (Inspektorat Pengawasan Umum)," kata Kapolri.

Kapolri menjamin, bila terbukti anak buahnya yang menjadi penyebab bentrokan, maka sanksi akan diberikan. Tetapi, itu bukan berarti harus ada tindakan kekerasan dari masyarakat.

"Kalau yang salah anggota kita, nanti kita ambil tindakan. Tapi jangan ada tindakan kekerasan," ujar Kapolri.

Kasus ini dipicu tewasnya tahanan kasus kecelakaan lalu lintas, Kasmir Timumun. Warga menduga Kasmir tewas dianiaya petugas.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating