Nasional

Kunjungan Turis Malaysia ke Yogya Meningkat

Justru yang mengalami penurunan dari turis negara Eropa, Amerika dan Australia.

Rabu, 1 September 2010, 07:06 WIB
Amril Amarullah
Perempuan Malaysia (AP Photo)

VIVAnews - Hubungan Indonesia dan Malaysia yang kian memanas tidak berimbas secara langsung pada kunjungan wisatawan khususnya dari Malaysia ke Indonesia. Justru mengalami peningkatan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Mereka (Turis Malaysia) mengaku tidak merasa terancam jiwanya selama di Indonesia," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, M Tazbir kepada VIVAnews, kemarin malam.

Konflik antara Indonesia-Malaysia, menurutnya tidak mempengaruhi tingkat kunjungan. Justru yang mengalami penurunan dari turis negara lain, karena memang mendekati hari raya Idul Fitri. "Sehingga menurun, tetapi tidak pada turis Malaysia," tuturnya.

Menurut Tazbir, turis asal Malaysia yang datang ke Yogyakarta memang mendominasi dibandingkan dengan wisman dari Negara Eropa maupun Amerika ataupun Australia.

Dari jumlah 5 ribu hingga 40 ribu kunjungan turis ke Yogyakarta, Malaysia sangat dominan, bahkan setiap tahunnya turis Malaysia yang berkunjung ke Yogyakarta meningkat antara 25-35 persen.

"Kunjungan yang meningkat ini karena ditunjang adanya penerbangan langsung dari Kuala Lumpur ke Yogyakarta secara langsung tanpa transit ke kota lain di Indonesia,"

Lebih lanjut Tazbir menyatakan, untuk menjaga keamanan turis khususnya warga Malaysia ke Yogyakarta, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memberikan pengamanan.

"Dinas sudah berkoordinasi dengan kepolisian termasuk polisi pariwisata untuk memperketat keamanan," tuturnya.

Lebih lanjut Tazbir menyatakan selain adanya penerbangan langsung Kuala Lumpur-Yogyakarta, belum adanya larangan dari pemerintah bagi warganya untuk berkunjung ke Indonesia.

Ini tentu, sangat besar pengaruhnya terhadap jumlah wisatawan dari Malaysia untuk berkunjung ke Indonesia.

"Faktor belum ada larangan dari Pemerintah Malaysia ini yang juga menunjang masih tingginya wisatawan dari Malaysia untuk datang ke Yogyakarta," tandasnya. (hs)

Laporan: KDW | Yogyakarta



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
AZZURA
07/09/2010
betapa aman & nyamannya negara kita buat mereka,,yg jelas2 bangsa asing tengik! ketimbang buat kita bangsa indonesia sndiri,,,apa d negara mereka TKW/TKI kita yg jelas2 menjadi masukan terbesar no 2 bwt negara bisa nyaman & aman spt mereka?...just a CRAP!
Balas   • Laporkan
Tumini
04/09/2010
Iki do ngopo toh malah do misuh2 dewe... wis, wis ayo doturu, doraemon, doragenah... sesok kan rep neng bonbin he,,he....
Balas   • Laporkan
maling
03/09/2010
hati hati, mereka mau MALING budaya kita , , , , WASPADALAH
Balas   • Laporkan
arung
03/09/2010
Tingkatkan kewaspadaan setiap ada kunjungan Malaysia ke Negeri ini
Balas   • Laporkan
Lalat
03/09/2010
Awas tu nti ujung2nya mo ngbom indonesia lagi..
Balas   • Laporkan
shafiin muslih
02/09/2010
kalo indonesia kekurangan dana, urunan dong, berapa juta aja orang yg kaya di indonesia, lha wong orang kecil aja bisa mengumpulkan koin miliaran rupiah masa orang2 yg punya pengaruh kagak bisa....
Balas   • Laporkan
Turhamun
01/09/2010
sudah .. sudah .. sudah !! kalau memang benar tamunya yg ada di foto itu, (( buat gw donk satuuuu aja )) he he he he .... lumayaaaan buat nemenin sebelum bobo.
Balas   • Laporkan
jokokuntum
01/09/2010
om gundul pacul apa pantas kalau tamu nya seorang pemaling (baik budaya, daerah) serta penginjak harga diri bangsa , di berikan perlidungan yg layak....
Balas   • Laporkan
watongbest
01/09/2010
tumben kowe ora ngawur ndul....he he he
Balas   • Laporkan
Indonesia sejati
01/09/2010
sebetulnya yang konflik itu cuma di berita, dan sebagian elite politik bosok, yang tidak mengerti ilmu agama!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ