Nasional

'Tidur' 400 Tahun, Gunung Sinabung Meletus

Mulai pukul 00.10 WIB tanggal 29 Agustus 2010, Gunung Sinabung berstatus 'AWAS'.

Minggu, 29 Agustus 2010, 12:56 WIB
Elin Yunita Kristanti
Gunung Sinabung, Sumatera Utara (PMI Sumatera Utara/Bambang)

VIVAnews -- Gunung Sinabung meletus Minggu 29 Agustus 2010 pukul 00.08 Waktu Indonesia Barat.

Asap dan debu membumbung sampai ketinggian 1.500 meter dari bibir kawah.
Tindakan evakuasi segera dilakukan. 12.000 masyarakat yang tinggal di sekitar gunung diungsikan sejak Sabtu kemarin.

"Awalnya kami menduga, abu dan asap dipicu oleh turunnya, hujan. Tapi saat ini kami mengetahui itu diakibatkan tekanan magma," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, seperti dimuat Sydney Morning Herald, Minggu 29 Agustus 2010.

"Ini jelas berbahaya sehingga kami telah menaikkan level peringatan ke yang tertinggi, atau level merah."

Seperti dimuat laman PVMBG hari ini, Gunung Sinabung berstatus 'AWAS'.
Dijelaskan, aktivitas letusan dan sifat Gunungapi Sinabung tidak pernah tercatat, oleh karena itu tidak diketahui aktivitas letusannya.

"Karena letusannya tidak pernah tercatat sejak tahun 1600, maka Gunung Sinabung dikelompokkan dalam tipe B, dan tidak dilakukan pemantauan secara menerus."

Aktivitas Gunung Sinabung terpantau hanya berupa manifestasi solfatara dan fumarola di dalam kawah aktif.

Berikut hasil pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi:

Aktivitas 28 Agustus 2010

- Pukul 08.00 - 16.00 WIB, secara visual terpantau asap putih tipis, ketinggian sekitar 20 meter dengan tekanan lemah hingga sedang.

- Pukul 16.00 - 19.00 WIB, Gunung Sinabung tertutup kabut.

- Pukul 19.00 - 24.00 WIB, tidak terpantau adanya asap dari kawah aktif.

Dengan demikian Gunung Sinabung tidak menunjukkan adanya tanda-tanda peningkatan kegiatan.

 
Aktivitas 29 Agustus 2010

Pukul 00.08 WIB, terdengar suara gemuruh. Dengan aktivitas tersebut maka G. Sinabung diubah tipenya dari tipe B menjadi tipe A dan statusnya dinyatakan AWAS terhitung pukul 00.10 WIB tanggal 29 Agustus 2010.

Pukul 00.10 WIB berkoordinasi dengan tim di lapangan, diputuskan dilakukan pengungsian masyarakat yang bermukim dan beraktivitas pada radius 6 km dari kawah aktif.

Pukul 00.12 WIB, tampak asap letusan dengan ketinggian 1500 meter dari bibir kawah.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Jack B. Mills
31/08/2010
Can you forward a copy of this report to me in English? I worked in Rumbai eight years, and would like to share the news with my friends. I used to be fairly conversant in Bahasa, but I have forgotten a lot of it. Thank you Terima Kasi
Balas   • Laporkan
sam nico
30/08/2010
mari sm2 kita membantu para saudara kita, yg terkena bencana akibat letusan gunung Sinabung, ......... kalo gak bisa membantu tenaga,......... yah bantu dgn materi, kalo gak bisa juga minimal Doa kpd Nya.......... oke temen2 smua............tq
Balas   • Laporkan
rudydb
29/08/2010
Jangan takut, gunung sinabung untuk sementara masih dipermak biar lebih indah dan nyaman. Bentar lagi juga udah bisa didaki dan nyaman buat camping. Kami masyarakat Karo akan tetap wellcome akan kedatangan saudara2 ke tempat kami. Jadi tidak perlu khawati
Balas   • Laporkan
watongbest
29/08/2010
sabarlah sayang.....ini kan lg meletus kalo dah sembuh ya silakan mo kemping kempinglah sana....
Balas   • Laporkan
emanuel
29/08/2010
Semoga letusan gunung Sinabung hanya untuk menambah kesuburan Tanah Karo, tidak membawa korban.
Balas   • Laporkan
gomgom andryo
29/08/2010
wah kalau gunung sinabung meletus gimana keadaan warga berastagi kasihan mereka. dan gimana juga yang lagi kemping di lawkawarnya apa mereka ikut jd korban juga.kami yang pencinta gunung sinabung jadi kecewa karena kami gak bisa lagi kemping lagi.
Balas   • Laporkan
Cipto Van Bedjo
29/08/2010
Hati2 dengan Gunung yang sedang tidur panjang.....!!!!! Ingat Gunung Galunggung..........
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ