Nasional

Pasokan Listrik di Jakarta Bertambah 600 MW

Selain itu, tambahan pasokan listrik akan terjadi di wilayah Semarang sebesar 300 MW.

Rabu, 25 Agustus 2010, 17:08 WIB
Arinto Tri Wibowo, Syahid Latif
Petugas PLN tengah memperbaiki jaringan listrik di Gardu Induk Gandul, Jakarta. (PLN Jawa-Bali)

VIVAnews - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan pasokan listrik ke Jakarta bakal bertambah 600 megawatt (MW) pada akhir 2010. Selain itu, tambahan pasokan listrik akan terjadi di wilayah Semarang sebesar 300 MW.

"Sebanyak 600 MW akan masuk ke daerah Jakarta yang rawan," kata Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan, usai penandatanganan nota kesepahaman penanganan kelistrikan bandara antara PLN dan PT Angkasa Pura II di kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu 25 Agustus 2010.

Menurut Dahlan, tambahan daya listrik ke wilayah Jakarta berasal beroperasinya pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Indramayu tahap pertama dengan kapasitas 300 MW. Listrik itu selanjutnya akan disalurkan PLTG Tanjung Priok.

Tambahan lain berasal dari PLTU Lontar dengan kapasitas yang sama. Listrik sebesar 300 MW itu akan disalurkan ke Muara Karang.

PLTU Indramayu direncanakan mulai beroperasi pada Oktober 2010, sedangkan PLTU Lontar pada akhir 2010. "Nantinya setelah tiga bulan, masing-masing PLTU itu akan bertambah dayanya menjadi 600 MW," kata Dahlan.

Ia menambahkan, selain penambahan daya listrik, beroperasinya kedua PLTU itu juga akan menghemat biaya PLN. Sebab, PLTU Muara Karang selama ini menggunakan bahan bakar minyak (BBM) untuk menghidupkan generator. "Muara Karang nantinya bisa dimatikan sewaktu-waktu," ujarnya.

Penghematan juga bisa dilakukan pada penggunaan gas sebagai bahan bakar. Walaupun diakui Dahlan, PLN selama ini juga masih mengalami kendala dengan tidak adanya pasokan gas untuk pembangkit tersebut. (hs)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ