Nasional

Menlu: Malaysia Langgar Perbatasan

Atas pelanggaran batas wilayah perbatasan itu, Indonesia sudah melayangkan protes.

Selasa, 17 Agustus 2010, 09:50 WIB
Ismoko Widjaya, Nur Farida Ahniar
Kapal Perang TNI (Antara/ Eric Ireng)

VIVAnews - Tiga staf Kementerian Kelautan dan Perikanan yang ditangkap Malaysia akhirnya dibebaskan. Indonesia memastikan, Malaysia telah melanggar garis batas perbatasan kedua negara.

"Telah terjadi pelanggaran perbatasan. Kita meminta hal ini tidak terulang lagi," kata Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa sebelum mengikuti upacara HUT RI ke-65 di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 17 Agustus 2010.

Marty menegaskan, tugas pertama sudah selesai. Yakni membebaskan tiga staf Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tugas kedua adalah menjaga kedaulatan.

"Tugas kedua memastikan yang menjadi kedaulatan kita tidak sejengkal pun kita kompromikan," tegas mantan juru bicara Departemen Luar Negeri ini.

Atas pelanggaran batas wilayah perbatasan itu, Indonesia sudah melayangkan protes kepada Malaysia. Indonesia meminta agar Malaysia tidak lagi mengulangi perbuatannya.

"Telah terjadi pelanggaran perbatasan. Kita sudah sampaikan protes," tegas Marty.

Insiden saling tangkap itu terjadi pada Jumat 13 Agustus lalu di perairan Pulau Bintan, Kepulauan Riau. Tiga staf Kementerian Kelautan dan Perikanan ditangkap karena diduga memasuki perairan Malaysia di Kota Tinggi.

Tiga warga negara Indonesia itu dibawa ke Malaysia karena membekuk tujuh nelayan Malaysia. Padahal, tujuh nelayan Malaysia yang ditangkap Indonesia itu telah melanggar garis batas perbatasan.

Police Marine Malaysia mengeluarkan tembakan peringatan ke arah staf Indonesia. Pagi tadi, akhirnya tiga warga Indonesia itu dibebaskan. Begitu juga tujuh nelayan Malaysia yang sudah dideportasi. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Febee
19/08/2010
Indonesia sekarang sudah seperti macan tanpa gigi,,harga diri bangsa sudah tidak ada harganya lagi,,ironisnya beraninya hanya kepada bangsa sendiri,orang tua yang renta,kelompok yang di fitnah teroris di eksekusi tanpa proses hukum.Ayam sayur
Balas   • Laporkan
rakyat
18/08/2010
presiden qta ga punya nyali..sy bener2 ga habis pikir..uda berkali2 sprti ini tp kok pak sby yg trhrmat tdk mengambil tindakan tegas.. ayo dong jangan cemen anda kan mantan jendral...
Balas   • Laporkan
wijayanto
18/08/2010
aduh pak jgn banyak basa basi kami minta KETEGASAN BPAK dlm menindak kasus ini, jgn memikirkan serumpun atau ga yg SALAH YA TETEP SLAH.. malaysia salah jd harus ditindak TEGAS!!!
Balas   • Laporkan
hendora
18/08/2010
para pejabat sekarang cuma jago bikin malu para pahlawan dan pendiri negara ini. sudah waktunya mereka semua lengser karena pada gak punya sikap dan ketegasan.
Balas   • Laporkan
Faridan abdul latif
17/08/2010
Wah.... memalukan sekali, negara kita, yang begitu besar tapi kalah gertakan sama negara tetangga, Pak Presiden yang tegas dong..... ingat perjuangan para pahlawan dahulu rela berkorban harta dan nyawanya demi NKRI, sekarang menjaga aja..... msh ketakutan
Balas   • Laporkan
tikus
17/08/2010
Gerakan solidaritas untuk boikot semua produk dan perusahaan dan badan usaha yang sahamnya dari Malaysia! Jaringan supermarket G****(logo warna hijau), maskapai A*r As*a, jaringan selular Pro X* (milik Telkom Malaysia), mobil Proton, produk Petronas.
Balas   • Laporkan
agus
17/08/2010
bisanya cuma basa-basi gak ada wibawa ketika di lecehkan terus menerus... benc**g aja marah kalo dilecehkan . liat aja, ujung2nya hilang begitu saja kasus ini... banyak omong aja...
Balas   • Laporkan
Pernando Ritonga
17/08/2010
Secara politik kita sudah kalah. Jelas sekali. 1. Apakah staff Kementerian dan kelautan yang ditangkap melanggar batas wilayah? Jika tidak harusnya dibebaskan tanpa syarat. 2. Apakah nelayan malaysia melanggar batas wilayah? Jika ya harusnya dihukum
Balas   • Laporkan
unang
17/08/2010
rupanya malaysia selalu berupaya membangunkan kemarahan seluruh bangsa Indonesia, ingat PM anda Mahatir Mohamad pernah mengatakan Indonesia 10 kali lebih besar dari Malaysia ... maka sebenarnya sangatlah mudah KAMI INDONESIA membuat negara Anda Hancur !!
Balas   • Laporkan
polairut
17/08/2010
Malaysia itu "Yahudi"nya asia tenggara. sama kayak ISRAEL.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ