Panglima TNI Jadi 'Panglima Gagah' Malaysia
Ini merupakan anugerah tertinggi di Angkatan Bersenjata Negeri Jiran itu.
Jum'at, 13 Agustus 2010, 11:41 WIB
Ismoko Widjaya
Panglima TNI Djoko Santoso (VIVAnews/Tri Saputro)
VIVAnews - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dianugerahi gelar 'Panglima Gagah Angkatan Tentera' dari Angkatan Bersenjata Malaysia. Ini merupakan anugerah tertinggi di Angkatan Bersenjata Negeri Jiran itu.
Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi, pada Kamis 11 12 Agustus kemarin di Malaysia.
Penyerahaan penghargaan itu dihadiri Panglima Angkatan Tentera Malaysia Jenderal Tan Sri Azizan Ariffin. Hadir pula Duta Besar RI untuk Malaysia Jenderal Purnawirawan Polisi Da'i Bachtiar.
Pada 16 September tahun lalu, Jenderal Djoko Santoso juga dianugerahi penghargaan dari Yang Dipertuan Agong Tuanku Mizan Zainal Abidin. Mizan Abidin merupakan Raja Malaysia merupakan Sultan Terengganu ke-16 serta Raja Malaysia ke-13.
Penghargaan kepada Jenderal Djoko tahun lalu itu karena kontribusinya meningkatkan hubungan militer Indonesia dengan Malaysia.
Seperti diketahui, latihan perang bersama antara Indonesia dan Malaysia digelar pada April lalu. Latihan perang dilakukan di tiga titik penting Malaysia yakni Everly Resort Hotel, Selat Malaka, dan Bandara Batu Berendam.
Latihan gabungan bersama ini bertujuan melatih dalam rangka meningkatkan kerjasama, pengertian dan profesionalisme. Salah satu tema utama latihan adalah pemberantasan tindakan teroris. (Bernama)
vicky
14/09/2010
mau maunya di kasih penghargaan ama malaysia...
pertama tama seh ngasih penghargaan..
tp nntinya dia yg nuntut untuk di kasih PULAU m kita,,
diinjek2 TKI kita,, di curi budaya kita.,semuanya ajah...
wahai sang pemimpinnn..
tunjukkan lah taring mu...
guramehisgrameh
09/09/2010
Wah, kalo menurut saya sih, kayaknya emang si 3 org DKP itu yg melakukan pemerasan trus ketika terjadi masalah baru berargumentasi dg pelanggaran ---> ini kan sebenarnya modus umum utk pegawai dinas yg terkait dg "kebijakan" jadi jangan mudah diprovokasi.
akuy
08/09/2010
Biasa indonesia mah cukup di kasi pengharaan juga.
Diam gak bakalan banyak tingkah...
Sudah tradisi kok sogok menyogok mah...
lanangejagad
16/08/2010
gak-ada gunanya penghargaan itu dibanding sikap kurang-ajar mereka terhadap kita,terakhir 3pegawai DKP yg menahan kapal2nelayan malaysial yg sdg mencuri ikan di-bintan malah 'diculik' PDM. malaysial adalah musuh dalam selimut,tega menikam dikegelapan!
bulu kucing
13/08/2010
gak bener nih, penghargaan dari 'pembajak budaya' bangsa kita koq diterima. masukin tong sampah sj..
aditya permana
13/08/2010
Indoensia mulai disuap dengan berbagai penghargaan pihak luar..............
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar