VIVAnews - Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba'asyir masih menjalani penahanan di Mabes Polri, Jumat, 13 Agustus 2010, setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus terorisme.
Berbagai kegiatan Ba'asyir selama di tahanan sangat dibatasi, seperti tidak diperkenankan menerima kunjungan tamu dari manapun, termasuk keluarga.
Bahkan, untuk melaksanakan salat tarawih selama Ramadan, Ba'asyir dan tahanan lain, hanya boleh melakukannya di dalam sel. "Yah, termasuk salat Jumat ini, akan bersama dengan napi lainnya," ujar Kabid Penum Kombes Pol. Marwoto kepada VIVAnews.com, Jumat, 13 Agustus 2010.
"Yang penting kan 40 orang itu sudah sah, dan tidak masalah, dari pada kita repot-repot mengawal dia untuk salat di luar," Marwoto menambahkan.
Ditanya salat Jumat akan dilakukan bersama vokalis band Peterpan, Ariel, yang jadi tersangka kasus video asusila, Marwoto menyiyakan. "Ya, kemungkinan," ujarnya.
Sejak Ba'asyir ditahan pada Selasa 10 Agustus 2010 lalu, Mabes Polri terus mendapat pengawalan cukup ketat. Di depan Mabes, diselenggarakan apel yang diikuti lebih dari 100 anggota polisi.
Penjagaan ketat juga disiagakan di sekitar Gedung Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, tempat Ba'asyir ditahan. Juga di depan halaman Mabes -- polisi anti huru hara, lengkap dengan helm dan tameng bersiaga untuk menghalau massa.
Di depan Gedung Rupatama tempat Kapolri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan para pimpinan Polri berkantor, terparkir kendaraan barakuda, mirip tank untuk menghalau massa. (umi)