Nasional

Abu Bakar Baasyir Ditangkap

Baasyir ditangkap Senin 9 Agustus pagi, di Ciamis, Jawa Barat.

Senin, 9 Agustus 2010, 09:17 WIB
Elin Yunita Kristanti, Ita Lismawati F. Malau
Abu Bakar Baasyir (Antara)

VIVAnews - Amir Majelis Mujahidin Indonesia, Abu Bakar Baasyir ditangkap satuan Detasemen Khusus Antiteror 88.

Seperti dikabarkan tvOne, Baasyir ditangkap Senin 9 Agustus 2010 pagi.

Abu Bakar Baasyir ditangkap di Ciamis, Jawa Barat.

Dikonfirmasi, anggota Tim Pengacara Muslim (TPM), Ahmad Kholid mengaku belum tahu soal penangkapan Baasyir.

"Saya belum tahu soal itu, Anda tahu dari mana?," kata Ahmad Kholid ketika dihubungi VIVAnews, Senin pagi.

Senada, anggota TPM, Mirzen, mengatakan ia baru mendapat informasi dari televisi. "Saya sedang mencoba mengontak Mahendradatta dan Achmad Michdan untuk mendapatkan informasi yang lengkap."

Menurut informasi yang ia kumpulkan, penangkapan terjadi saat Baasyir sedang memberikan pengajian.

Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari Markas Besar Kepolisian.

Baca Juga

Semua Berita Tentang Abubakar Baasyir



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
santik a
28/09/2010
bro serahkan saja sama yang berwajib
Balas   • Laporkan
armando
12/09/2010
si ABB memang pantas dipenjara, seenak udel ngatain orang lain murtad atau kafir hanya karena beda pandangan dari dia. cocok dia di sel tahanan biar bisa merenungi makna hidup dia yang sengaja bikin musuh dimana.
Balas   • Laporkan
kaka
19/08/2010
ah..kayanya dia dalang teroris di indonesia yg masih bertahan hidup..
Balas   • Laporkan
joe
19/08/2010
Cacad tuh si basyir, musuh dalam selimut negara ini, gantung aja org kyk gtu mah... teroris lapuk itu.. macan omponk.
Balas   • Laporkan
rieut hulu
19/08/2010
polisi bisa nya cuman nangkap orang yang di tuduh teroris tua sekelas abu bakar basyir .....nangkep koruptor mah gak bisa lantaran sma sama makan duit nya kali iah alias dapet jatahan dari sang korup
Balas   • Laporkan
cinta pancasila
12/08/2010
duh negaraku ni kasihan banget. . . gara2 ekonomi jeblok jd banyak penyakit muncul, teroris lah, krisis kepercayaan terhadap pemerintah, n yang lebih parah NASIONALISME dalam lingkup sebagai NKRI yang terdiri dari perbedaan Suku, Agama, Ras mulai hancur..
Balas   • Laporkan
denjing
10/08/2010
pa pulisi tangkep aja yang buat bom melon, meledak tiap hari banyak makan korban...teroris beneran tuh...
Balas   • Laporkan
salakadimas girang
10/08/2010
ok teroris di tangkap...jangan dimainin...tangkap lepas tangkap lepas...tapi kasus century juga jangan ditenggelamkan....demikian juga korupsi dan kasus internalnya sendiri soal sejumlah rekening...jangan tebang pilih.
Balas   • Laporkan
Darwis
09/08/2010
Apaan lagi negara ini, Ingat mati bos ingatr ramadan, jgn menuduh saudarnya sendiri istighfar bos kalau memng Basyir yang jadi awalnya kenapa nggak dari dulu !!!!!!Ingat anak cucu !!!!mudah-mudahan pemerintahan ini menmpatkan lindungan Allah amin...
Balas   • Laporkan
chornelius
09/08/2010
Saya kira Densus 88 tdk mungkin salah dalam bertindak ttg teroris. Kita tahu Abubakar Ba'asyir dari dulu selalu mendukung terorisme. Toh memang dia bukan org Indonesia. Sikat aja tuh biang kerok satu.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ