Nasional

Batik Iwan Tirta Jadi Koleksi Pemimpin Dunia

Setiap kali ada tamu negara yang berkunjung, Iwan-lah yang mendapat tugas 'mendandani'.

Sabtu, 31 Juli 2010, 15:54 WIB
Umi Kalsum
  (doc Corbis)

VIVAnews - Pemilik usaha batik Danar Hadi, Danarsih Santosa, mengaku kehilangan 'Bapak Batik' Indonesia, Iwan Tirta, yang meninggal dunia pagi tadi. Di matanya, jasa Iwan tak terhingga. Iwan-lah yang memperkenalkan batik di dunia internasional.

“Beliau merupakan panutan bagi para perajin dan pengusaha batik karena wawasan dan pengetahuannya tentang batik sudah tidak diragukan lagi,” kata Danarsih kepada VIVAnews di Solo, Sabtu, 31 juli 2010.

Selanjutnya, Danarsih pun menceritakan, semasa hidupnya, Iwan selalu menghabiskan waktunya untuk batik dan batik hingga mampu menembus fashion dunia. Bahkan, batik karyanya banyak dipakai para pemimpin negara-negara asing.

“Dulu waktu ada pertemuan para pemimpin negara di Indonesia, kalau tidak salah pada pertemuan APEC. Semua pakaian batik yang dikenakan pemimpin negara tersebut adalah hasil rancangan Mas Iwan,” ungkap Danarsih.

Selain itu, setiap kali ada tamu negara yang berkunjung ke Indonesia, Iwan-lah yang mendapat tugas menyiapkan baju batiknya.

Kecintaan Iwan Tirta terhadap batik juga dituangkan dalam buku. Meninggalnya Iwan, kata Danarsih,  merupakan pertanda hilangnya karya-karya sang maestro.

“Saya sangat merasakan kehilangan beliau. Saya mengenal dekat beliau, selain itu juga sebagai teman baik. Beliau merupakan tokoh batik yang nggak tergantikan. Mas Iwan juga menyumbang batik karyanya ke museum batik saya,” kata dia dengan nada lirih.

Sebelum meninggal, Iwan Tirta yang memperkenalkan batik jenis prada menjalani perawatan medis di RS Abdi Waluyo sejak 21 Juli 2010. Ia menderita penyakit komplikasi seperti jantung dan ginjal. Beberapa hari terakhir ia menjalani cuci darah.  Namun, pagi tadi sekitar pukul 08.40 WIB, ia dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

Laporan: Fajar Sodiq | Solo

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ