Nasional

Solusi JK Soal Ledakan Tabung Gas Elpiji

Menurut Kalla, ledakan tabung gas yang kerap terjadi bukan karena kesalahan konversi.

Jum'at, 30 Juli 2010, 13:36 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Mohammad Adam
Wakil Presiden Jusuf Kalla (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai penyebab utama ledakan tabung gas adalah ekonomi, yakni adanya disparitas harga gas di tabung 3 kilogram (kg) dan 12 kg. Dia mengakui masalah tabung gas ini menjadi tanggung jawab dirinya secara moral bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Masalah ledakan ini bukan masalah konversi. Ini masalah kriminal karena ada pemaksaan berupa pengoplosan," kata Kalla di Jakarta, Jumat 30 Juli 2010. Pengoplosan ini terjadi karena besarnya disparitas harga per kg elpiji di tabung 3 kg dan 12 kg.

Harga elpiji di tabung 3 kg sebesar  Rp4250 sedangkan  12 kg dijual seharga Rp5850. "Disparitasnya lebih dari 1000, terlalu besar. Pemerintah harus memperkecil disparitas ini," kata dia.

Cara memperkecil disparitas dengan menaikkan harga elpiji di tabung 3kg menjadi Rp4500 dan menurunkan harga elpiji di tabung 12 kg menjadi Rp5500 per kg. "Jadi selisihnya kan pas 1000. Aman kalau begini," kata dia.

Apakah rakyat kecil tidak protes jika gas di tabung 3 kg dinaikkan? "Tabung 3 kg dinaikkan menjadi 4500 itu setara dengan harga minyak tanah 2000 per liter," jelasnya. Karena. lanjut dia, kekuatan 1 kg elpiji sama dengan 2,2 liter minyak tanah. "Itu tetap murah."

Di samping itu, dia menyarankan, Pemerintah bisa membagikan secara gratis aksesoris tabung gas sehingga rakyat tidak merasa terlalu terbebani dengan kenaikan gas di tabung 3kg.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Ariq
02/08/2010
Saya Setuju Dgn pndpt Maria karNa Takut tRjadi ledakan tabung gas lagi.
Balas   • Laporkan
irma
31/07/2010
Salut... walaupun sdh tdk menduduki jabatan lagi, masih memikirkan rakyat banyak. Persoalnnya, apakah para pimpinan mau, demi rakyat, menerima usulan ini dan menjalankannya?
Balas   • Laporkan
maria
30/07/2010
Ketakutan warga atas banyaknya gas elpiji yang meledak membuat warga trauma menggunakan elpiji apalagi kalau dibebani kenaikan harga, malah2 g mau pakai. Kalau membagikan secara gratis aksesoris tabung gas sih aq setuju banget.
Balas   • Laporkan
eri
30/07/2010
bagus itu pak bertanggung jawab secara moral
Balas   • Laporkan
edwin c
30/07/2010
Jadinya sama aja ,ujungnya subsidi tetap membengkak....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ