VIVAnews - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto memilih pikir-pikir dahulu perihal wacana pengalihan Ibukota Negara Indonesia dari Jakarta ke daerah lain di Pulau Kalimantan.
"Dari mana ada isu itu," ujar Djoko Kirmanto mempertanyakan asal mula munculnya wacana pengalihan lokasi Ibukota Indonesia kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis 29 Juli 2010.
Menurut Djoko, wacana pengalihan Ibukota negara perlu dipertimbangkan secara masak-masak dan harus melihat sisi positif dari pengalihan itu. "Wong pindahin Ibukota kok," kata dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi Pemerintahan, Teguh Juwarno, menggulirkan lagi wacana pemindahan ibukota dari Jakarta.
Menurut salah satu Ketua Partai Amanat Nasional ini, Jakarta cukup dibebani sebagai pusat perdagangan dan keuangan.
Alasan pemindahan, kata Teguh, pertama, karena kondisi macet di Jakarta yang semakin parah. Kedua, jika pemindahan dilakukan ke Kalimantan, tentu akan lebih aman dari gempa bumi.
Menurut Peta Gempa 2010 yang dilansir pemerintah beberapa waktu lalu, Jakarta termasuk daerah yang rawan gempa. "Soal gempa ini, memperkuat juga gagasan pemindahan ke Kalimantan."
Teguh menuturkan, akan mengkaji prosedur perubahan itu. Kalau konstitusi mengatur ibukota negara harus di Jakarta, ia menyatakan itu bisa disiasati dengan membuat aturan ibukota pemerintahan di tempat lain. (hs)
kalimantan adlh tmpat yg pling tepat untuk ibukota yg baru.karna secara geografis borneo pulau induk yg tidak ada lempeng/ patahan bumi,pulau ini jg masih banyak lahan kosong sehingga mudah untk menatanya. jadi sangat2 cocok untuk sebuah ibu kota negara.
yang pindah itu harusnya ibu kota bukan jakarta, dan ke daerah yang kosong buka ke palangkaraya atau kota atau desa yang sudah ada penghuninya. Artinya yang pindah harus benar2 pemerintah pusat saja bukan diboncengi sama perdagangan apalagi industri
Ibu Kota biar aja tetap Jakarta. Yang sungguh penting tuh bagaimana agar mengurus negara n mengurus daerah tuh bisa lancar- TIDAK MACET kayak Jakarta. Solusinya Kantor Kementerian sudah saatnya ditempatkan di Kota Provinsi agar semua Daerah bisa Maju.
dtunggu loh yg mo pindahan... smoga cpt drealisasikn... v SDA kalimantan jangan dibikin pemuas perut sndiri.. ingat wat bagi2 ma ank cucu.. xixixi... ^_^
Ibukota tidak perlu pindah tetapi diperluas yg meliputi Bekasi dan Tanggerang dan kantor kementerian juga harus dipindahkan agak ke pinggir wilayah spy tdk menumpuk.tks
setuju dengan rencana pemindahan ibu kota dari jakarta, mudah-mudahan daerah lain lebih maju dari jakarta. kalau soal macet, terkait dgn dealer- izin trayek-kredit kendaraan yg mudah, dan kesopanan serta ketaatan thdp hukum dlm berkendara
setuju 100%. semoga para pakar banyak yang mendorong pemerintah untuk mindahin ibukota. kayaknya gak bakal mahal2 bgt deh, kan cuma tinggal ngebangun geddung2 pemerintah pusat doank. ya ga usah semua yang ada di jakarta ikutan pindah kan.
jemmy
| 30/07/2010
|
Laporkan
terus gimana dgn ijin2 usaha kan jauh jadinya ,menimbulkan biaya ekonomi tinggi, semakin lama prosedur
ketut junedi
29/07/2010
kalo perpindahan itu ada positifnya, np ga? kt arus brpkir k dpan, untuk indonesia yg lbih baik dan brmartabat. Orang d sluruh dunia akn brpikir: ibukota adlah jantung hati negara, kalo jantung kt rusak, bgaimana dgn bgian tubuh yg lain?( daerah lain)????
sy mnyambut baik pmindahan tsbut. jakarta sudah tidak layak mjdi ikon indonesia disamping kmcetan, banjir yg smkin uncontroled dr tahun k tahun dan jg keamanan. kalimantan adlh tempat yg tepat untuk mgantikannya. kita bangun sebuah ibu kota dr nol.