Nasional

Mer-C Tagih Rp 20M dari RI untuk Gaza

Untuk itu, MER-C berencana menggelar audiensi dengan Presiden SBY.

Senin, 26 Juli 2010, 14:42 WIB
Ismoko Widjaya, Eko Huda S
Tim MER-C untuk Pelayaran ke Gaza /www.mer-c.org  

VIVAnews - Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia akan meminta dukungan dana kepada pemerintah untuk mendirikan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. Untuk itu, MER-C berencana menggelar audiensi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPR RI.

Demikian disampaikan Presidium MER-C, Jose Rizal Jurnalis di kantornya, Jakarta, Senin, 26 Juli 2010. Jose menagih janji pemerintah Indonesia.

Jose mengatakan, permintaan itu diajukan karena sebelumnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjanji membantu pendirian Rumah Sakit Islam di Gaza itu saat bertemu dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas di Istana Negara, 29 Mei 2010 yang lalu.

"Presiden menyatakan Pemerintah Indonesia akan membantu Rp20 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Gaza," kata Jose Rizal.

Jose mengatakan, sebelumnya pemerintah pernah menganggarkan dana bantuan sebesar Rp8 miliar untuk pembangunan rumah sakit yang peletakan batu pertamanya dilakukan Ketua DPR, Marzuki Ali, pada 29 Juni lalu.

Namun, uang itu kemudian tidak bisa dicairkan dan kembali ke kas negara karena pembangunan belum dimulai. "Yang sekarang, Rp20 miliar, semoga tidak hangus lagi," kata dia.

Dia mengatakan bantuan itu sangat diperlukan, karena terjadi perubahan rancang bangun, untuk membangun ruang bawah tanah yang semula tidak dianggarkan. Pembangunan basement itu, kata dia, membengkakkan anggaran sebesar dua kali lipat. "Untuk pembangunan seluruhnya, diperlukan dana Rp20 sampai Rp30 miliar," kata dia.

Menurut dia, kini dana yang tersedia baru Rp13 miliar. Dana itu seluruhnya berasal dari sumbangan rakyat Indonesia melalui MER-C. "Ini yang saya sampaikan kepada publik, karena ini dana publik dari masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tidak ada dana bantuan asing," kata dia.

"Nah, bantuan pemerintah Indonesia itu sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan Rumah Sakit Indonesia ini. Tapi saat ini, kita gunakan seluruh dana rakyat dulu, setelah habis baru kita gunakan dana bantuan lainnya. Biar mudah pertanggungjawabannya."

Rumah Sakit Indonesia ini telah dirancang setahun lalu. Awalnya, kata Jose Rizal, rencana itu dianggap sebagai mimpi oleh sebagian besar kalangan. Namun kini, pembangunan RS Indonesia di Gaza itu telah dimulai. "Dengan upaya yang tak pernah surut, akhirnya mulai mendapat dukungan berbagai pihak, terutama Pemerintah Indonesia," kata dia.

RS Indonesia itu dirancang khusus oleh relawan MER-C. RS Indonesia dibuat khusus untuk daerah perang. Dalam rancang bangun gedung itu direncanakan memiliki ukuran 60 X 60 meter. Pembangunan sendiri ditargetkan selesai dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan. (kd)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
anggoro_for_president
29/07/2010
saya ditengah2 deh.. memang kenapa tidak tolong bangsa sendiri dulu dengan uang 20M .. Atau, kenapa tidak kepalanya gayus kita tanem di GAZA situ, kali aja jadi rumah sakit.. cringgg... Kecil sekali yang dibantu oleh MER-C ketimbang hasil korupsi di Indo
Balas   • Laporkan
sadath
27/07/2010
Memang benar masih banyak warga kita di NKRI yg susah namun jangan lupa kita perlu juga membatu negara lain seperti halnya kita bertetangga....bencana di Aceh, NIas, Jogja dan daerah lain bukan hanya Pemerintah RI yg membangun justru bantuan Asing yg pali
Balas   • Laporkan
love
27/07/2010
EH GW BAYAR PAJAK BUKAN BUAT PALESTINA YAH!!!!! BUAT BANGUN DARI SABANG SAMPE MERAUKE. PEDULI AMAT AMA PALESTINA
Balas   • Laporkan
Indonesia lover
27/07/2010
Waduh 20 M ...ga salah tu Mer-c, mbok liat keadaan dalam negeri...banyak yg makan aja ga bisa kok mau bantu luar negeri..please dong. pake akal sehat dikit
Balas   • Laporkan
cyberoiz | 13/01/2011 | Laporkan
Mer-c tuh bukan minta, tapi menagih janji..bahwa Pres RI. SBY pernah berjanji spt itu.."janji=utang" jadi wajib di tagih.
Gatot
27/07/2010
Subsidi BBM & Listrik aja dikurangi karena membebani APBN.. Koq sekarang pemerintah mampu menyumbang keperluan lain sebelum memenuhi kebutuhan BANGSA-nya?? ooooHHH "BANGGA"-nya pemerintahan SBY??
Balas   • Laporkan
mujtahid
26/07/2010
Antum2 keliru kalo mer-c cuma bantu Palestina, mereka juga terdepan dalam menangani masalah gempa, banjir, di negeri ini. Cobalah mengenal mer-C lebih dekat..kalo Palestina adalah soal idealisme, karena akar kemiskinan di dunia ini juga berangkat dari san
Balas   • Laporkan
diaz
26/07/2010
anda ga tau pedihnya di jajah ya........????? orang palestina sekarang kaya kita waktu di jajah belanda sama jepang. bedanya negara kita pas lagi berdaulat banyak yang dukung, ini cuma duit secuil aja di permasalahin. dari pada dimakan tikus, mending di
Balas   • Laporkan
cyberoiz | 13/01/2011 | Laporkan
btull.. ane stuju nih ama yg ni...
alex
26/07/2010
Negara2 arab yang kaya raya aja ogah bantuin... kenapa RI mesti sibuk2 nyariin duit... membantu itu kan tidak mesti lihat agamanya... NKRI jauh lebih memerlukan RS senilai puluhan miliar itu...
Balas   • Laporkan
cyberoiz | 13/01/2011 | Laporkan
ga usah bacot ya klo ga faham kondisi.. pernah belajar kewarganegaraan ga sih lo..
Kopi Luwak
26/07/2010
Yah, kalo bantu Palestina kan di luar sana banyak yang puji. Kalo nolongin masyarakat sendiri siapa yang puji....???? Ntar2 aja dah, kalo internasional dah ngelirik dan berkomentar, baru deh, ada respon. Kasus Ariel misalnya....
Balas   • Laporkan
iddos
26/07/2010
gajah di pelupuk mata tak terlihat, semut di seberang begitu nampak terkadang kita terlalu sombong, angkuh dan serakah coba lihatlah saudara-saudara se-tanah air kita, masih banyak yang membuat kita mestinya lebih menangis dan ngiris dari pada emosi sombo
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ