VIVAnews - Brigjen (Purn) Herman Sarens Sudiro meninggal dunia. Menurut keluarga, kesehatan Herman menurun, terutama saat terlilit kasus aset TNI.
"Masalah pengepungan, Januari lalu itu membuat kesehatannya terus menurun," kata Irish Teddy Sudiro, menantu Herman di rumah duka, Minggu 11 Juli 2010.
Januari lalu, sejumlah aparat keamanan mengepung kediaman Herman Sarens karena TNI menuding mantan Komandan Korps Markas Pertahanan Keamanan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Hankam ABRI) ini menggelapkan aset TNI.
"Pada 18 Januari (lalu) sempat diperiksa dan tensinya turun. Dia disarankan masuk RSPAD. Kejadian itu memang berdampak ke kesehatan," kata dia.
Herman meninggal karena jantung dan komplikasi dengan ginjal. Dia meninggalkan dua istri Tinawati dan Khadijah Sudiro. Selain itu, empat anak, 14 cucu dan 7 cicit.
Menurut Irish, mertuanya sempat makan nasi kapau dan kue putu sebelum masuk RSP Pertamina. (sj)