VIVAnews - Jenazah Brigadir Jenderal Purn Herman Sarens Soediro saat ini telah disemayamkan di rumah duka, Jalan Daksa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Sejumlah karangan bunga duka cita mulai berdatangan.
Karangan bunga antara lain dari sejumlah kerabat, PT Karya Teknik Group, Perbakin DKI Jaya, dan Brigjen Yusuf Susanto.
Sejumlah petugas sedang menyusun tenda dan bangku untuk menerima para pelayat. Tamu-tamu dari kerabat juga mulai berdatangan.
Jenazah Herman rencananya akan diberangkatkan ke Ciamis, Jawa Barat, Senin besok, pukul 08.00.
Herman meninggal dunia pukul 11 siang tadi di RSP Pertamina, Jakarta. Mantan pejabat TNI ini meninggalkan satu kasus yang belum terselesaikan, sengketa aset TNI.
Januari lalu, kediaman Herman Sarens dikepung sejumlah aparat keamanan. Dia ditengarai melakukan penggelapan aset TNI.
Penggelapan dana itu diduga dilakukan saat Herman menjabat Komandan Korps Markas Pertahanan Keamanan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Hankam ABRI) pada 1970-an. (sj)