Nasional

Beredar SMS, Hasut Duduki Sarana Vital Papua

Ditengarai berkaitan dengan rencana demo menuntut referendum Kamis besok.

Rabu, 7 Juli 2010, 12:15 WIB
Amril Amarullah
  (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Teror melalui pesan singkat kembali menghantui masyarakat Papua, Rabu, 7 Juli 2010. SMS misterius itu menghasut warga untuk menduduki sejumlah kantor pemerintah dan sarana strategis lainnya. Aksi itu disebutkan akan berlangsung Kamis besok bertepatan dengan rencana demonstrasi ribuan warga menuntut referendum.

Tertera dalam SMS itu, sarana strategis yang akan diduduki massa antara lain adalah: Gedung DPR Papua, pusat penampungan air, Kantor Telekomunikasi (Telkom, Telkomsel, Indosat dan XLcomindo), PLTD  Yarmoch dan Waena Jayapura, Stasiun TVRI Bhayangkara, Stasiun Top TV Entrop, dan stasiun Papua TV di Bank Papua, Jayapura.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Bagus Ekodanto mengatakan hingga saat ini polisi masih menyelidiki penyebaran SMS itu serta mencari pelakunya. "Kami lagi cari tahu siapa penyebar SMS, tapi sebaiknya warga jangan terpancing," ia mengimbau. "Silakan menyampaikan pendapat, karena itu hak semua warga, yang penting sesuai dengan aturan yang berlaku." (Laporan: Banjir Ambarita, Papua | kd)

• VIVAnews
Rating
Komentar
arif bernadi
07/07/2010
Kita sudah belajar dari kekurangan rezim orba. Sebaiknya tindakan represif jangan diulang kembali karena akan membuat rakyat Papua semakin sakit hati & keinginan utk lepas dari NKRI semakin kuat. Diperlukan kearifan aparat dalam penanganannya. Mohon kepad
Balas   • Laporkan
enos puhiri
07/07/2010
ini jelas berita ngawur, kapolda papua irjen bekto suprapto... kok irjen bagus ekodanto.. hahahhaha
Balas   • Laporkan
Bintang Timur
07/07/2010
negara lain spt amerika n china pasti akan mengunakan "two face" politic.... masalah internal negara gak usah gubris soal HAM de el el...NKRI harga mati! biar Yos Sudarso dan lain2 tidak mati sia sia.... Nekat makar jelas hukumnya...tembak mati aja!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ