Nasional

Abdullah Sonata Ditangkap di Rumah Kos

Penghuni kos itu memang jarang terlihat dan kerap melakukan kegiatan yang mencurigakan.

Rabu, 23 Juni 2010, 20:40 WIB
Eko Priliawito, Fadila Fikriani Armadita
Tim anti teror Densus 88 melakukan operasi di Sukoharjo, Jawa Tengah (AP Photo)

VIVAnews - Tempat persembunyian Abdullah Sonata yang digerebek Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri merupkan tempat kos berlantai dua. Para tersangka teroris itu menyewa kamar di lantai bawah.

Menurut keterangan Ketua Pemuda dan Ketua Keamanan Kampung Cungkrungan, Belang Wetan, Kabupaten Klaten, Dwi Putranto, penyewa kamar kos itu diperkirakan baru empat hari menempati kos milik Wagiman.

"Jadi data seperti kartu identitas belum masuk ke pengurus RT dan RW," ujar Dwi, Rabu 23 Juni 2010, kepada VIVAnews.

Menurut Dwi, berdasarkan keterangan dari Karel Nainggolan, penghuni kos yang berada tepat di sebelah kamar yang digerebek, penghuni memang jarang terlihat dan kerap melakukan kegiatan yang mencurigakan. "Kamar selalu terutup, dan seharian hanya terdiam di kamar, bahkan bila terlihat sering menundukkan kepala," ujar Dwi.

Penggerebekan dilakukan Densus 88 Antiteror sekitar pukul 16.10 WIB. Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri datang dengan menggunakan satu mobil box Suzuki Carry, dua Toyota Innova, dua Toyota Avanza, dan satu mobil jenis sedan. Seluruh mobil berplat B.

Lima menit kemudian, penggerebekan dilakukan dan dimulai dengan lemparan bom asap ke arah rumah oleh petugas. Setelah itu kemudian terjadi aksi baku tembak.
 
Dikabarkan satu orang yang diduga teroris tewas karena tertembak. Salah seorang yang diduga Abdullah Sonata ditangkap dalam keadaan hidup bersama dengan dua orang lainnya bernama Sogir dan Agus Mahmudi. Keduanya adalah residivis pembuat bom Dubes Australia.

Laporan: Fajar Sodik| Klaten



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau