Nasional

Toyota Tutup Pabrik Mobil Fortuner di Bangkok

Toyota menepis keputusan ini terkait dengan kerusuhan politik di Thailand.

Minggu, 16 Mei 2010, 07:16 WIB
Heri Susanto
  (ANTARA/Ujang Zaelani)

VIVAnews - Produsen mobil terbesar di dunia, Toyota Motor Corp akan menghentikan produksi di salah satu dari empat pabrik mobilnya di Thailand. Toyota akan memindahkan pekerja ke tiga pabrik lainnya.

Juru bicara Toyota Motor Corp, Takanori Yokoi mengatakan keputusan untuk menghentikan produksi di pabrik Toyota di pinggiran Bangkok, Ibukota Thailand ini sudah ditetapkan pada November tahun lalu. Karenanya, Toyota menepis keputusan ini terkait dengan kerusuhan politik di salah satu negara di Asia Tenggara.

"Ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi Toyota untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas," ujarnya, 15 Mei 2010. "Pabrik kendaraan itu akan berhenti produksi pada akhir Mei."

Pabrik mobil di Bangkok memproduksi mobil sport Fortuner dan truk pickup Hilux Vigo. "Toyota akan memutuskan apa yang harus dilakukan terhadap pabrik ini setelah berhenti produksi," katanya.

Kantor berita Kyodo Jepang mengatakan, pabrik mobil di Bangkok memiliki kapasitas produksi tahunan 50.000 kendaraan. Sekitar 960 pekerja pabrik akan dialihkan ke tiga pabrik lainnya di Thailand.

Sabtu kemarin, bentrokan antara tentara dengan para demonstran kaus merah menewaskan enam orang demonstran. Ribuan oposisi kaus merah masih bertahan di sekitar wilayah distrik bisnis Rajprasong. Di sana, dipasang barikade dengan pipa-pipa, bambu, beton, serta ban-ban yang dibakar.

Tentara memperkuat pasukan mereka dan mengepung sekitar daerah itu. Juru bicara militer Kolonel Sansern Kaewkamnerd mengatakan bahwa hingga kini, sedikitnya 5000 demonstran masih bertahan, namun jumlahnya menurun sekitar 50 persen dari jumlah semula."Bila para pengunjuk rasa tidak mengakhiri aksi mereka, kami akan memasuki kamp mereka," kata dia.

Hingga kini, sekitar 170 orang sipil mengalami luka-luka sejak bentrokan terjadi, Kamis lalu. 27 demonstran dijebloskan ke penjara, masing-masing dihukum enam bulan penjara. Pemerintah menyebutkan, lebih dari 50 orang tewas, dan setidaknya  1.500 terluka sejak demonstrasi dimulai sejak pertengahan Maret. 
(Asociated Press)

Berita Favorit Lainnya:

1. 14 Pemain ManCity Terancam Cuci Gudang
2. Seks, Rahasia Amet Muda Demi Moore
3. Diburu Pedagang, Gajah Terancam Punah
4. Nenek 94 Tahun Lulus Sarjana
5. Privasi Bocor, Hapus Akun Facebook Marak
6. Tips Main Facebook Agar Privasi Aman
7. Berebut Lelaki, Dua Artis Cantik Bertengkar
8. Yuk, Lihat Gerhana Venus 16 Mei
9. Arumi Bakal Bertemu Ibunya Senin, 17 Mei
10. Polisi Bekuk Pemerkosa Anak Beruntun di Bali



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
pengamat
17/05/2010
Beritanya tentang Toyota, tapi kok mobilnya Honda CRV???
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ