VIVAnews - Komisaris Jenderal Susno Duadji melewati malam ini di tahanan Polri -- meski statusnya belum resmi dinyatakan sebagai tahanan.
Joserizal Jurnalis dari Medical Emergency Rescue Committe (Mer-C) yang menangani kesehatan Susno mengakui kondisi jenderal bintang tiga itu sempat drop.
"Beliau emosi, agak dongkol, tekanan darahnya sempat tinggi di atas rata-rata," kata Joserizal kepada VIVAnews, Senin 10 Mei 2010.
Namun, dokter yang ditempa di daerah konflik itu menolak menyebut berapa tekanan darah Susno. Susno marah karena ditahan, padahal dia datang ke Mabes Polri sebagai saksi kasus PT Salma Arwana Lestari, Riau.
Selain tekanan darahnya yang tinggi, ada lagi tanda kemarahan Susno yang bisa dikenali. "Matanya berair," kata Joserizal.
Senin pagi, ungkap Joserizal, tekanan Susno juga sempat tinggi. "Namun masih agar normal, dia kan kesalahannya dicari-cari," tambah dia.
Mer-C, tambah Jose, akan selalu mengawasi kesehatan Susno. "Sekarang beliau masih di Kabareskrim. Kabarnya akan dipindah ke Kelapa Dua," ungkap dia.
Kondisi Susno yang drop awalnya diungkapkan Politisi Partai Bulan Bintang (PBB), Ali Muchtar Ngabalin yang menjenguk Susno tadi malam.
Dia mengatakan, kondisi jenderal bintang tiga itu sempat turun.
"Pak Susno drop, tensinya naik turun, sempat ditangani petugas Mer-C," kata Ngabalin.
Namun, menurut istrinya, Herawati, Susno baik-baik saja. Dia bahkan sempat ngobrol dan bercanda dengan kerabatnya. (mt)