VIVAnews - Harta karun yang diangkat dari utara perairan Cirebon, Jawa Barat, masih menyimpan misteri pemiliknya. Selain golok emas kembar, perusahaan yang mengangkat harta karun juga menemukan batu permata yang sangat berharga.
"Rock crystal. Batu permata besar ini konon katanya milik Dinasti Fatimiyah. Dinasti keluarga Nabi Muhammad yang hijrah ke Mesir," kata Presiden Direktur PT Paradigma Putra Sejahtera, Adi Agung Tirtamarta, di lokasi gudang, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa 4 Mei 2010.
Berdasarkan catatan sejarah, Dinasti Fatimiyah mengklaim sebagai keturunan Nabi Muhammad. Fatimah merupakan putri bungsu Nabi Muhammad dari istri pertama, Khadidjah.
Menurut Adi Agung, batu permata yang sangat berharga itu jumlahnya sangat terbatas di dunia.
"Di dunia, menurut catatan hanya ada 40 keping batu. Hasil pengangkatan di Cirebon menemukan ada 24 keping," kata pria yang sudah menyewa dan menyulap kandang kuda di Pamulang menjadi gudang harta karun ini.
Kendati demikian, Adi Agung tidak melelang harta karun itu satu persatu. Perusahaan melelang secara borongan. Karena Adi Agung khawatir tidak ada yang berminat dengan kondisi barang yang kurang bagus.
"Karena tidak semuanya barang bagus. Ada beberapa ribu yang kondisinya kurang. Tapi yang terpenting ada nilai sejarah bila dilelang secara terpisah," katanya lagi.
Sebanyak 27.834 keping harta karun yang akan dilelang itu dibuka dengan harga US$ 80 juta atau sekitar Rp 800 miliar. Pelelangan akan dilakukan besok. (hs)
Berita Favorit Lainnya:
Pesawat Tempur Kawal Tim Piala Dunia
Wanita Cantik Ini Bicara Soal Ciuman Pertama
Hadiah Termanis Anang untuk KD
Pilih Andi Mallarangeng atau Anas Urbaningrum?
Presiden Iran Ahmadinejad dan Hillary Clinton Bertengkar di PBB
Miyabi Akhirnya Tetap Jadi Bintang Film Menculik Miyabi
Mengapa Krisdayanti Ogah Bicara dengan Anang
Gadis Cantik Ini Bugil di Video Klip
Ahmad Dhani Kendalikan Mulan Jamaela
• VIVAnews