VIVAnews - Harta karun yang diangkat dari utara perairan Cirebon, Jawa Barat, senilai US$ 80 juta atau sekitar Rp 800 miliar akan dilelang besok. Sebanyak 27.834 keping barang-barang berharga dari kapal tak bernama itu akan dilelang.
"Ini diduga dari kapal pedagang," kata Presiden Direktur PT Paradigma Putra Sejahtera, Adi Agung Tirtamarta, di lokasi gudang penyimpanan harta karun, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa 4 Mei 2010.
Gudang ini disewa sejak enam tahun lalu dan menjadi tempat penyimpanan sebelum dilakukan pelelangan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jakarta III.
Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga Asal Muatan Kapal Yang Tenggelam (PANNAS BMKT), tidak menjelaskan secara rinci barang-barang itu. Namun, Adi Agung menyebut beberapa barang yang akan dilelang.
Berikut beberapa barang-barang yang akan dilelang:
1. Keramik (piring, mangkuk, kendi) dari lima dinasti di China
2. Gelas kaca hijau dari Mesir
3. Artefak gelas beraksara huruf Khufi dari Mesopotamia dan Siria
4. Perunggu dari China
5. Perhiasan Rubi
6. Jamrud
7. Berlian
8. Batu kristal dari Tunisia dan Mesir
"Untuk perhiasan rubi, jamrud, dan berlian kami identifikasi dari India. Kedalaman pengangkatan benda-benda ini sekitar 54-58 meter di bawah laut," ujarnya.
PT Paradigma merupakan perusahaan yang mengangkat harta karun itu dari perairan utara Cirebon, tepatnya pada koordinat 050 14' 5" LS dan 1080 58' 39" BT. (mt)