Nasional

Dua Pekerja Tewas Didor Penembak Misterius

Dua pekerja ini tidak sempat menyelamatkan diri sehingga ditembak di tempat.

Selasa, 13 April 2010, 16:55 WIB
Umi Kalsum
  (AP Photo)

VIVAnews - Aksi penyerangan dan penembakan terhadap pekerja proyek jalan di Distrik Mewoluk, sekitar 7 km dari Mulia, Kabupaten Puncak Jaya Papua merengut dua nyawa.

Dua pekerja PT Modern ditemukan tewas di lokasi kejadian, sementara empat pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri ke pos Brimob terdekat. Sedangkan seorang lari menyelamatkan diri dengan cara masuk hutan.

Dari data yang berhasil diperoleh di lapangan, kedua pekerja yang tewas bernama Hans Ling Satya (30) dan Elemus Ramandey (33).
Pekerja yang melarikan diri ke Hutan Paingot hingga saat ini belum kembali.

Wakapolres Puncak Jaya Kompol Jefri ketika dikofirmasi via telepon selulernya usai kembali dari lokasi penyerangan, Selasa 13 April 2010 mengatakan, kelompok orang tak dikenal yang melakukan penyerangan diperkirakan berjumlah 8-10 orang. Mereka langsung menyerang lokasi proyek pembuatan jalan itu secara sporadis.

Kontan tujuh pekerja yang saat itu sedang asyik bekerja kocar-kacir. “Saat itu para pekerja sedang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, tiba-tiba gerombolan tak dikenal menyerang mereka dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam,’’ ucapnya.

Dua pekerja tidak berhasil menyematkan diri, mereka ditembak hingga tewas di tempat, sementara lima pekerja lainnya berhasil lolos dari penyerangan meski salah seorang di antaranya masih dicari karena lari masuk hutan. “Salah seorang pekerja masih cari karena lari menujuhutan, mudah-mudahan ia selamat, sedangkan yang empat lainnya lari menuju pos Brimob terdekat," jelasnya.

Ditanya apakah pelaku adalah kelompok OPM, Wakapolres menegaskan, pihaknya masih menyelidikinya dan belum bisa menyimpulkan itu kelompok OPM. “Kami masih selidiki, dan yang jelas ini kelompok orang tak dikenal," imbuhnya.

Laporan: Banjir Ambarita | Papua



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
hans
13/04/2010
saudaraku janganlah ganggu orang bekerja, jika mau bekerja maka mari bergabunbung, mereka hanya mencari nafkah saja untuk keluarga, tidak punya maksud apa apa. mereka membangun jalan untuk kelancaran semua, mari bersama sama kita bersaudara tidak perlu s
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ