Nasional

Aliran Dana Rekening Gayus Tambunan

“Dua minggu saya keluar uang itu sudah dibagi-bagi," kata Susno.

Senin, 29 Maret 2010, 08:34 WIB
Arry Anggadha, Elin Yunita Kristanti
Rumah Gayus Tambunan, Kelapa Gading, Jakarta Utara (VIVAnews/Bayu Galih)

Please install the Flash Plugin

VIVAnews - Nama Gayus Halomoan Tambunan mencuat pada pekan lalu. Pasalnya, di rekening pegawai Direktorat Pajak itu tersimpan dana Rp 25 miliar.

Kamis, 18 Maret 2010 lalu, dalam sebuah konperensi pers yang mengejutkan, Komisaris Jenderal Susno Duadji secara terbuka menuding ada makelar perkara di tubuh kepolisian. Bahwa ketika masih menjabat Kabareskrim pada 2009 lalu ia dikirimi laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Isinya tentang rekening tambun Gayus itu senilai Rp 25 miliar.

Rekening itu bau amis. Gayus cuma pegawai pajak rendahan. Golongan kepangkatannya baru IIIA. Maksimal, gaji karyawan pajak di level ini ditambah tunjangan program reformasi birokrasi di Departemen Keuangan, hanya sekitar Rp.6 juta per bulan.

Yang lebih mencurigakan lagi, demikian Susno memaparkan, hasil penyelidikan tim Bareskrim setelah ia lengser menyimpulkan uang yang bermasalah hanyalah Rp 400 juta. Sisanya, sekitar Rp 24,6 miliar kini tak tentu rimbanya. “Dua minggu saya keluar uang itu sudah dibagi-bagi," kata Susno.

Berdasarkan penelusuran VIVAnews, terdapat sembilan transaksi mencurigakan di rekening Gayus. Transaksi itu terjadi sejak Oktober 2008 hingga Desember 2009.

Berikut aliran dana di rekening Gayus:

1. 24 Oktober 2008 deposit Rp 2.983.500.000 dari rekening nomor 1040004088725
2. 31 Oktober 2008 deposit US$ 260 ribu dari rekening nomor 1204006809
3. 14 November 2008 deposit US$ 200 ribu dari rekening 1204006809
4. 18 Februari 2009 deposit US$ 300 ribu dari rekening 1204006809
5. 29 April 2009 withdrawal Rp 5.417.500.000 dari rekening 1040204160290
6. 29 April 2009 withdarwal Rp 3,6 miliar dari rekening 1040000099999
7. 18 Agustus 2009 withdrawal Rp 502 juta dari rekening 1040000099999
8. 4 Desember 2009 withdrawal Rp 4.724.500.000 dari rekening 1040000099999
9. 30 Desember 2009 withdrawal Rp 1 miliar dari rekening 1040000099999

Baca juga: Sorot 76: Susno versus Dua Jenderal



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
sanen
01/04/2010
kasihan bangsa ini, kaya bancaan saja dibagi-bagi, raskin saja beli malah uang pajak ditilep, apa kata dunia
Balas   • Laporkan
kepala polisi negeri dongeng
30/03/2010
mohon maaf saat itu polisi penyidiknya sedang pura2 bodoh atau bodoh beneran, supaya bisa membodohi rakyat negeri dongeng he...he....
Balas   • Laporkan
Haris Hunt
29/03/2010
gimana mau hilangkan pengemplang pajak kalau org dalam sendiri yg beri ruang untuk tindakan tersebut...gag usahlah kita ehehe..ahaha..hmmmm dll, padahalan kita udh cium baunya dr dulu......tangkap jg yg melakukan penyuapan, kan jelas sumber yg mentransfer
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ