Nasional

Susno: Saya Disuruh Lewat Pintu Belakang

Kata Susno, di Propam posisinya hanya sebagai tamu. Pulang harus lewat pintu belakang.

Senin, 22 Maret 2010, 14:42 WIB
Elin Yunita Kristanti, Eko Huda S
Susno Duadji Datangi Tim Delapan (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Susno Duadji mengirimkan pesan pendek atau SMS kepada para wartawan.

"Rekan-rekan wartawan, mohon maaf: Di kantor Propam posisi saya sebagai tamu. Untuk pulang, Propam dan Humas mewajibkan saya lewat pintu belakang," kata Susno kepada wartawan, Senin 22 Maret 2010.

"Keterangan pers akan di-handle oleh Humas Polri. Selaku tamu saya harus patuh aturan tuan rumah," lanjut Susno.

Jenderal bintang tiga itu juga mengumumkan bahwa telepon genggamnya hari ini dimatikan. "HP saya hari ini off karena sedang konsentrasi ngetik jawaban tertulis untuk Propam," tambah Susno.

Susno Diperiksa hanya sekitar dua jam pagi tadi - soal tudingan 'jenderal markus' yang dialamatkan pada Polri. Pemeriksaan dimulai pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat. Sekitar pukul 11.07 WIB Susno sudah keluar dari ruang pemeriksaan.

Dia tidak melalui pintu depan ruang Transnational Crime Center -- tempat dimana Susno diperiksa. Susno keluar lewat pintu belakang.

Ditanya wartawan, Susno tak banyak memberi jawaban. "Tentang banyak masalah," jawab Susno ketika ditanya soal apa saja yang ditanyakan, Senin 22 Maret 2010.

Apa saja yang ditanyakan? Susno hanya diam. Begitu juga soal berapa pertanyaan yang diajukan padanya. " Saya tak menghitung pertanyaan," ujar Susno.

Tak ada lagi yang disampaikan jenderal bintang tiga itu, dia lalu masuk ke mobil Nissan Teana nomor B 1689 QH yang menjemputnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Titik H
23/03/2010
Dua jempol buat keberaniannya...semakin banyak yang berani bicara..semakin banyak yang terkuak..selanjutnya semakin nyadar dan berhati2 mengelola yang namanya uang..
Balas   • Laporkan
heri"adik"desmon
23/03/2010
seperti ini lah kondisi politik di indonesia,berwajah alim tapi hati nya lebih busuk dari tong sampah.entah sampai kapan indonesia ini bebas dari korupsi yg tlh subur dan menjamur d tanah indonesia....
Balas   • Laporkan
heri
23/03/2010
seperti ini lah kondisi politik di indonesia,berwajah alim tapi hati nya lebih busuk dari tong sampah.entah sampai kapan indonesia ini bebas dari korupsi yg tlh subur dan menjamur d tanah indonesia....
Balas   • Laporkan
Armin Rachman Bakri, ST
23/03/2010
Bangsa ini sudah Tua kalau diukur dari usia jadi seharusnya di usia seperti ini kita sebagai bagian dari bangsa ini dapat lebih bijak dalam mengambil dan menyikapi setiap persoalan bangsa, marilah dgn niat tulus & ikhlas berbuat mengedepankan kepentingan
Balas   • Laporkan
r.yudistira
23/03/2010
ya... sekarang memang semuanya lagi kacau ... carut marut... saling tuding, saling hujat .... buka-bukaan .... tidak ada yang dengan ihlas mengakui kesalahan n dosanya ..................... semoga saja semuanya segera sadar dan berlalu..
Balas   • Laporkan
Zeka
23/03/2010
Apa yg dibuka oleh Pak Susno sebenarnya adalah hal yg biasa saja buat Rakyat Indonesia, sebenarnya Rakyat sudah tahu bagaimana busuknya Institusi itu tetapi secara hukum Rakyat tidak bisa membuktikannya, makanya Rakyat diam saja karena kalau salah ngomong
Balas   • Laporkan
brahmoyo
23/03/2010
Priiiitttt... "Anda melanggar lalu lintas karena Tidak ada Tutup Pentil Ban.. Terkena Pasal Kurang mematuhi Keselamatan dalam Berkendara...." Ini Surat Tilang Anda..,Sidang Minggu Depan dengan Denda 75Rb.., Bila Berhalangan Hadir bisa dititiip dengan harg
Balas   • Laporkan
asmawi
23/03/2010
Jujur semakin hilang demikian juga dengan orang-orang yang jujur juga sirna, apabila Komjen Susno Duaji memang benar semoga masih ada harapan setitik kejujuran tumbuh kembali. Negara ini tidak akan mungkin lepas dari masalah selama kejujuran hilang, tetap
Balas   • Laporkan
asmawi
23/03/2010
Jujur semakin hilang demikian juga dengan orang-orang yang jujur juga sirna, apabila Komjen Susno Duaji memang benar semoga masih ada harapan setitik kejujuran tumbuh kembali. Negara ini tidak akan mungkin lepas dari masalah selama kejujuran hilang, tetap
Balas   • Laporkan
Armin Rachman Bakri, ST
23/03/2010
Pak Susno ini Jendral yang bukan "Jendral", saya rasa dari komentar-komentar beliau sudah over. Saya menangkap dia itu tidak lebih baik dari yang di omongkan saya sependapat dengan Kapolri bahwa dia itu sdh menistakan Polri, sebagai Jendral sejati kami b
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ