VIVAnews – Kerusakan soal ujian nasional tingat SMA dan SMK yang terjadi di sejumlah sekolah di Bali , ternyata juga terjadi di SLB (Sekolah Luar Biasa) A Negeri Denpasar.
Peserta Ujian nasional dari SLB yang diikuti oleh 4 orang saja juga mengalami sedikit kerusakan. Pada soal ujian yang dibagikan terdapat beberapa soal yang huruf timbulnya tidak jelas.
Kepala Sekolah SLB A Negeri Denpasar, Ngakan Made Dirgayusa menjelaskan memang terdapat sedikit ketidaksempurnaan soal ujian, sehingga peserta ujian sempat kesulitan membaca soal.
“Tadi memang panitia pengawas melaporkan beberapa nomer soal yang kurang jelas huruf timbulnya sehingga semua peserta sempat bertanya kepada pengawas karena tidak dapat membaca soal ujian,” jelasnya saat dikonfirmasi VIVAnews, Senin 22 Maret 2010.
Selain cetakan huruf yang tidak jelas, beberapa soal juga terdapat tumpukan cetakan, namun ujian tetap berlangsung dengan menggunakan beberapa soal ujian cadangan.
Laporan: Peni Widarti | Bali