VIVAnews - Untuk menghormati siswa kelas XII yang sedang mengikuti Ujian Nasional (UN), sekitar sepuluh pengasong menggelar aksi peduli UN dengan mengusung spanduk yang bertuliskan “Jangan Gaduh Ada Ujian Nasional”. Pesan tersebut sampaikan kepada para pengguna jalan yang melintas di depan sekolah.
Aksi peduli yang dipusatkan di lampu merah perempatan depan kantor Bank Indonesia Solo itu mendapat sambutan hangat dari para pengguna jalan. Terlihat para pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat melakukan imbauan tersebut.
Buktinya, selama mereka menunggu lampu hijau menyala hampir tidak ada suara klakson yang berbunyi. Bahkan, salah seorang peserta aksi tersebut, Anwar Sanusi berharap agar selama proses UN berlangsung para pengendara kendaraan tidak menyalakan klakson secara sembarangan di sekitar sekolah.
Dengan aksinya tersebut, Anwar yang sehari-harinya pengasong koran di perempatan itu bisa membantu ketenangan para siswa dalam mengerjakan soal ujian. Pasalnya, di Solo sendiri jumlah kendaraan sangat banyak. Walhasil, kebisingan yang dihasilkan kendaraan tersebut pun cukup mengganggu.
“Semoga dengan aksi peduli ini para pengendara mobil maupun kendaraan bermotor bisa mematuhinya. Karena, hari ini hingga beberapa hari ke depan para siswa kelas XII sedang melakukan ujian. Jadi, saya berharap para pengguna jalan bisa lihat sikon [situasi dan kondisi] deh,” kata Anwar di Solo, Senin, 22 Maret 2010.
Meskipun para pengasong merupakan kalangan putus sekolah, namun dengan aksi itu mereka sangat peduli kepada para siswa yang sedang mengikuti ujian. “Saya berharap mereka bisa mengerjakan soal dengan tenang dan lancar,” harapnya.
Sementara itu menurut salah seorang pengendara kendaraan roda dua mengatakan apabila dirinya sangat mendukung aksi itu. Pasalnya, jika membunyikan klakson maupun mengegas mesin dengan keras akan membuat gaduh suasana. “Untuk para pengendara kendaraan lainnya jangan sampai menganggu siswa yang sedang ujian,” ujarnya.
Laporan: Fajar Sodiq| Solo