Nasional

"Bila Ada Bukti, Silahkan Tangkap Susno"

Kalau belum semuanya diperiksa sebaiknya jangan berteriak-teriak dulu.

Senin, 22 Maret 2010, 07:45 WIB
Amril Amarullah
Pansus Century Panggil Susno Duadji (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews -- Tudingan balik kini menyerang Komisaris Jenderal Susno Duadji Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal itu disebut pernah menerima dana dari seorang pengacara.

"Ya ada buktinya," kata Direktur Ekonomi Khusus Badan Reserse dan Kriminal Polri, Brigjen Raja Erizman, di Mabes Polri.

Dia mengatakan pernah ada aliran dana dari seorang pengacara kepada Susno Duadji. Namun demikian, Raja tidak mau menyebutkan siapa pengacara yang memberikan uang kepada Susno. Dia juga enggan menyebutkan berapa besar uang itu.

Menurut dia, pengacara itu sering bertemu dengan Susno Duadji saat masih menjabat sebagai Kabareskrim. Namun, "Saya tidak tahu dan sekarang tidak pernah bertemu dengan Pak Susno. Saya juga tidak pernah mendengar mereka membicarakan apa," kata dia.

Menyikapi tundingan tersebut, Susno berterimakasih kepada Raja Erizman, tetapi perlu dibuktikan. "Kalau memang ada, yah silahkan tangkap saja, tangkap Susno," ujar Susno Duadji kepada tvOne, Senin 22 Maret 2010.

Bahkan, dia tidak mempersoalkan kalau ada jenderal bintang tiga harus ditangkap oleh bintang satu atau dengan pangkat sersan sekalipun.

"Tidak apa-apa kalau Susno ditangkap, bintang tiga ditangkap bintang satu silahkan, bahkan saya bisa ditangkap oleh seorang sersan kok," katanya.

Namun, lanjut Susno kalau belum semuanya diperiksa sebaiknya jangan berteriak-teriak dulu. Jadi tidak bisa dikatakan mengungkap penyelidikan cukup diraba-raba saja, tanpa dilakukan pemeriksaan.

Sebelumnya Susno menyebut sejumlah jenderal yang dia tuding menjadi markus dalam kasus pencucian uang, penggelapan, dan kasus pajak pada rekening salah satu pegawai Dirjen Pajak, Gayus Tambunan.

Sejumlah jenderal itu adalah Brigjen EI, Brigjen RE yang menggantikan EI, KBP E, dan Kompol A. Susno mengatakan jenderal-jenderal itu dulunya ada di Direktur Ekonomi Khusus pada Badan Reserse dan Kriminal Polri.

• VIVAnews
Rating
Komentar
tampin paiker
22/03/2010
selamat berjuang Boss.....jangan takut dan gentar.....bapak akan dicatat dalam sejarah sebagai orang gigih dalam mereformasi ..Kepolisian....yg melempem kayak apem....
Balas   • Laporkan
tulus
22/03/2010
susah ngeladeni org yg sakit jiwa gara2 kehilangan jabatan......
Balas   • Laporkan
jojo
22/03/2010
maju terus pak susno......kami berharap bapak lah salah satu jendral yang berani berteriak lantang dan keras dalam menegakkan keadilan di dunia ini.
Balas   • Laporkan
vanes
22/03/2010
hidup pak susno, saya menjagokan anda menjadi kapolri. berantas markus kepolisian, jangan ada yang kebakaran jenggot. bravo komjen susno duadji
Balas   • Laporkan
nikko_jkt
22/03/2010
Maju terus pak Susno... liat aja siapa yg kebakaran jenggot, dan mulai teriak itu pasti ada hubungannya dengan kasus ini... klo gag Salah kan pasti tenang2 aja gag pake kebakaran jenggot....
Balas   • Laporkan
Herdy Gunawan
22/03/2010
Salut buat Pak Susno..Maju tak gentar membela yang benar.....Pak Susno adalah salah satu dari kepolisian yang masih punya hati nurani..mengatakan yang benar..secara logika katanya tidak ada makelar kasus..lha wong dijalan terang terangan razia bisa dibaya
Balas   • Laporkan
bedjosumarjono
22/03/2010
1000% saya sangat setuju dengan pak Susno,maju terus pantang mundur pak.....bongkar tuh....kebobrokan di institusi polri.
Balas   • Laporkan
pusing
22/03/2010
ayo, bongkar pak. Biar makin ketauan busuk2nya. Semuanya ada waktunya. Ada waktunya enak2 makan duit haram, ada waktunya diadili. Pay the price!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ