Nasional

Mengapa Indonesia Penting Bagi AS?

"Muslim Indonesia kan terbesar di dunia, jadi kenapa tidak mengikutsertakan Indonesia."

Sabtu, 20 Maret 2010, 15:48 WIB
Arry Anggadha, Anggi Kusumadewi
  (AP Photo/Charles Dharapak)

VIVAnews - Penundaan kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia, diyakini tidak berpengaruh terhadap posisi Indonesia di mata AS. Terlebih, Obama menunda kedatangannya karena masalah internal AS, yaitu krusialnya pembahasan UU Layanan Kesehatan AS.

Obama pun tidak hanya menunda kunjungannya ke Indonesia, tapi juga Australia. Oleh karena itu, Indonesia tetap yakin mempunyai arti penting sebagai mitra strategis AS.

"Sebagai salah satu negara dengan penduduk Islam moderat terbesar di dunia, posisi Indonesia sangat penting," ujar Teuku Rezasyah, pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjajaran, dalam diskusi 'Batalnya Kunjungan Obama' di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 20 Maret 2010.

Menurut Reza, rencana kedatangan Obama ke Indonesia – sekalipun mengalami penundaan, membuktikan bahwa Indonesia terhitung penting dari segi politik maupun investasi.

Ketua MUI, Amidhan, juga menyatakan bahwa posisi Indonesia menjadi menarik karena muslim di Indonesia berbeda dengan muslim di negara-negara lain. Ditambah lagi, Indonesia merupakan salah satu negara demokrasi terbesar.

"Indonesia adalah negara demokrasi besar, dengan umat Islam besar. Jadi, kalau AS hendak memperbaiki hubungan dengan negara-negara Islam sekaligus mempererat hubungan dengan Asia, kenapa tidak datang ke sini?" kata Amidhan.

Indonesia pun, lanjut Amidhan, bisa menawarkan peran lebih baik kepada AS untuk turut memfasilitasi perdamaian di Timur Tengah. "Muslim Indonesia kan terbesar di dunia, jadi kenapa tidak mengikutsertakan Indonesia untuk menyelesaikan konflik Timteng?" usul Amidhan.

Namun, tegasnya, ada satu hal penting yang juga mesti ditanyakan Indonesia kepada AS, yakni tentang kontrak pertambangan Freeport.

"Kontrak itu harus direvisi karena sangat tidak adil. Bila dibiarkan, tahun 2014 nanti, bumi Indonesia sudah akan habis terkuras," tandas Amidhan.

Pada akhirnya, selaku wakil MUI, Amidhan meminta agar masyarakat Indonesia bulan Juni nanti dapat menerima kedatangan Obama sebagai tamu. "Obama adalah satu-satunya presiden yang menyatakan ingin memperbaiki hubungan dengan Islam. Dia punya itikad baik," tegas Amidhan.

Jangan lupa, ujarnya, umat Islam di AS kini terus meningkat secara signifikan, hingga menurut perhitungan terakhir mencapai sekitar 18 juta populasi.

• VIVAnews
Rating
Komentar
bayu aja
20/03/2010
boleh2 aj dan bagus2 aj obama mempunyai itikad baek k negeri ini, asalkan jgn sampe ada mksud yg tersembunyi d blik k dtgan beliau khusunya untuk kontrak kerja d freeport demi kesejahteraan rakyat papua
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ