VIVAnews - Sejumlah satgas Partai Keadilan Sejahtera yang tergabung dalam Pandu Keadilan berjaga-jaga di sekitar aksi unjuk rasa mengecam aksi serangan Israel ke Palestina.
Berdasarkan pantauan VIVAnews, Sabtu 20 Maret 2010, ratusan anggota Pandu Keadilan itu berjaga di sekeliling panggung tempat orasi, di Silang Monas, Jakarta.
Di samping panggung, terdapat replika Masjid Al-Aqsha. Replika itu dijaga ketat oleh sekitar sepuluh anggota Pandu Keadilan.
Menurut salah satu anggota Pandu Keadilan yang menjaga replika itu, penjagaan itu sebagai simbilisasi semangat untuk melindungi Masjid Al-Aqsha yang berada di Palestina. Hal itu sesuai dengan tema unjuk rasa yang mengambil tema 'Selamatkan Al-Aqsha'.
Aksi unjuk rasa ini diikuti oleh ratusan ribu simpatisan Partai Keadilan Sejahtera. Mereka terdiri dari orang tua dan anak-anak, baik laki-laki maupun wanita.
Meski sempat diguyur hujan, para simpatisan PKS ini tetap setia mengikuti aksi orasi. Mereka meneriakkan yel yel "Palestina-Palestina, Bebaskan-bebaskan. Israel-Israel, hancurkan-hancurkan". Selain itu, mereka juga membawa berbagai atribut seperti bendera PKS dan berbagai poster yeng mengecam aksi Israel. Mereka juga membawa bendera merah putih dan bendera Palestina.
Aksi unjuk rasa ini dihadiri oleh beberapa tokoh, diantaranya Hidayat Nur Wahid, dan Sabam Sirait dari PDI Perjuangan. Selain
itu juga dihadiri oleh beberapa artis yang peduli pada perjuangan bangsa Palestina, seperti Nia Paramitha, Puput Novel, dan Istri Ustadz Jefri. Setelah menggelar orasi di Monas, para pengunjuk rasa direncanakan akan melakukan long march ke Bunderan Hotel Indonesia.