Nasional

Penundaan Kunjungan Obama, Kesempatan Baik RI

"Kita bisa benar-benar merumuskan apa maunya kita, baik di sektor perdagangan, militer."

Sabtu, 20 Maret 2010, 13:16 WIB
Arry Anggadha, Anggi Kusumadewi
  (AP Photo/Koji Sasahara)

VIVAnews - Tertundanya kedatangan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia karena masalah domestik AS ternyata dipandang baik oleh pengamat ekonomi Danareksa Research Institute, Purbaya Yudhi Sadewa.

Menurut Yudhi, dengan ditundanya kunjungan Obama hingga bulan Juni mendatang, maka artinya Indonesia masih mempunyai waktu tiga bulan lagi untuk merumuskan apa sebenarnya kemauan dan kepentingan Indonesia terhadap AS.

"Ini justru momen yang sangat bagus, karena kita bisa benar-benar merumuskan apa maunya kita, baik di sektor perdagangan, militer, dan lain-lain," kata Yudhi dalam diskusi bertajuk 'Batalnya Kunjungan Obama' di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu 20 Maret 2010.

Pernyataan Yudhi tersebut dibenarkan oleh Pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah. Reza menyatakan, penundaan kedatangan Obama harus dijadikan momen Indonesia United – pembangunan persatuan Indonesia, di mana seluruh rakyat dan pemerintah Indonesia harus bersatu padu untuk mendefinisikan kepentingannya, baik secara makro maupun secara mikro.

"Pertama, tentukan apa kepentingan Indonesia di dunia ini. Kedua, tentukan apa kepentingan Indonesia terhadap AS," kata Reza dalam forum diskusi yang sama.

Ia juga mengingatkan, Indonesia harus bersikap tegas terhadap AS dalam mendefinisikan kemauan dan kepentingannya, tanpa terkesan meminta-minta. "Indonesia harus jalan terus, with or without US aid," tegas Reza. Lebih lanjut, ujar Reza, rncana kedatangan Obama ke Indonesia sebetulnya lebih tepat dipandang sebagai momen penting bagi Obama sendiri, ketimbang bagi Indonesia. "Ini adalah momen penting untuk Obama setelah 40 tahun meninggalkan Indonesia," tutupnya.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ