Nasional

11 Bungkusan Dibawa dari TKP Teroris Pamulang

Polisi membawa 11 bungkusan dari dalam rumah.

Jum'at, 19 Maret 2010, 17:21 WIB
Ismoko Widjaya, Sandy Adam Mahaputra
Penggerebekan teroris Pamulang: Rumah Dokter Fauzi (VIVAnews/Sandy Alam Mahaputra)

VIVAnews - Tim identifikasi atau Inafis (Indonesia Automatis Fingerprint Identification System) Mabes Polri mendatangi rumah mantri Fauzi Syarif di Pamulang. Polisi membawa 11 bungkusan dari dalam rumah.

Pantauan VIVAnews di kediaman Fauzi Syarif di Gang Asem Nomor 15B RT3/RW5, Pamulang, Tangerang, Banten, polisi membawa bungkusan jenis papperbag atau kantong kertas.

Tim Inafis membawa sekitar 11 kantong kertas berwarna cokelat dari dalam rumah mantri yang juga Kepala Tata Usaha Puskesmas Karang Tengah Ciledug itu.

Barang bawaan yang dibawa dalam bungkusan itu antara lain, buku, alat perabotan rumah, gelas, handphone (hp), hingga kartu operator selular atau SIM Card. Barang-barang itu diduga akan digunakan sebagai barang bukti.

Selain itu terlihat pula surat-surat keterangan keluarga seperti akte lahir dan kartu keluarga turut dibawa petugas. Polisi pun langsung membawa barang-barang itu ke dalam mobil oranye milik Inafis.

Seperti diketahui, penggerebekan Densus 88 di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, berawal dari rumah Fauzi Syarief, yang dikenal warga sebagai dokter.

Densus lalu mengejar dua orang yang berusaha lari dari arah rumah mantri itu. Dua orang itu menuju Jalan Raya Setiabudi. Akhirnya, dua orang yang belakangan diketahui sebagai pengawal Dulmatin itu tewas didor.


ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ