Nasional

Inisial Disebut Susno, Erizman 'Serang Balik'

EE yang dimaksud Susno disinyalir adalah Brigadir Jenderal Raja Erizman.

Kamis, 18 Maret 2010, 16:55 WIB
Ismoko Widjaya, Eko Huda S
Susno Duadji Datangi Tim Delapan (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri Komisaris Jenderal Susno Duadji menyebut inisial jenderal makelar kasus alias markus di kepolisian. Salah satu yang disebut adalah Direktur II Ekonomi Khusus Mabes Polri, berinisial RE.

RE yang dimaksud Susno disinyalir adalah Brigadir Jenderal Raja Erizman yang kini menjabat Direktur II Ekonomi Khusus di Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri.

Apa tanggapan Raja Erizman yang inisial namanya disebut? "Markus itu justru bersarang di kantornya Susno," kata Erizman di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 18 Maret 2010.

Siang tadi, Susno menyebutkan beberapa nama pejabat polri yang diduga menjadi markus. "Inisial kan sudah ada nama jenderalnya," kata Susno saat jumpa pers di Jakarta, Kamis 18 Maret 2010.

Untuk markus yang berada di Mabes Polri, Susno menyebutkan beberapa inisial. "Brigjen EI, yang kemudian digantikan Brigjen RE, KBP E, dan Kompol A," kata dia.

Sebelumnya, Susno menyebutkan jenderal markus itu berasal dari Direktorat Ekonomi, Bareskrim Mabes Polri. "Ya itu Dir II," kata dia.

Susno mengatakan ketika dirinya masih menjabat sebagai Kabareskrim, pada 2009 lalu, terdapat laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tentang pembengkakan pembengkakan rekening seorang karyawan pajak atas nama Gayus M Tambunan.

Uang dalam rekening itu senilai Rp 25 miliar. Namun, dalam penyidikan, uang yang dinyatakan bermasalah adalah Rp 400 juta. Sedangkan sisanya, kata Susno, yakni sekitar Rp. 24,6 miliar tidak diketahui keberadaanya.

Menurut Susno, ketika dirinya menjabat sebagai Kabareskrim, kasus ini tidak terjadi. Namun, lanjut dia, dua minggu setelah dirinya lengser sebagai Kabareskrim baru kasus itu terjadi.

"Waktu mau keluar dari Kabareskrim, anak buah saya peringatkan, jawabannya siap, siap, siap. Tapi dua minggu saya keluar uang itu sudah dibagi-bagi," kata dia.

 

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ