VIVAnews - Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Edward Aritonang menyayangkan tidak hadirnya Susno Duadji dari pemanggilan Tim Propam Polri. Polri akan memanggil Susno kembali untuk menjelaskan tudingannya tentang adanya mafia kasus di Mabes Polri.
"Ini sangat kita sayangkan beliau tidak hadir memenuhi undangan, tidak hadir juga melaksankan tugas, tapi hadir ditempat lain bahkan di salah satu restoran untuk memberikan keterangan pers," kata Edward di Mabes Polri, Kamis 18 Maret 2010.
"Ini jadi tanda tanya bagi kami, apakah Komjen Pol Susno Duadji serius mau memberantas praktek markus (makelar kasus) ini. Kalau serius kenapa tidak datang memberikan penjelasan. Itu sangat kita butuhkan."
Edward mengatakan, seharusnya Susno memenuhi panggilan polisi untuk memberikan keterangan kepada tim Propam yang dibentuk oleh Kapolri.
"Seharusnya tanpa diundang datang, silahkan Pak Susno datang supaya bersama-sama kita berantas markus yang ditengarai," kata dia.
Edward menambahkan, Polri akan memanggil ulang Susno untuk dimintai keterangan. "Harinya akan dirumuskan," kata dia.
Sebelumnya, ditempat terpisah, Susno mengatakan markus-markus di Mabes Polri itu berasal dari dalam dan luar Polri. Untuk markus yang berada di Mabes Polri, Susno menyebutkan beberapa inisial.
"Brigjen EE, yang kemudian digantikan Brigjen RE, KBP E, dan Kompol A," kata dia. Susno juga menyebutkan jenderal markus itu berasal dari Direktorat Ekonomi, Bareskrim Mabes Polri. "Ya itu Dir II," kata dia.
Selain itu, Susno juga mengatakan markus itu juga berasal dari luar institusi Mabes Polri. "Dari luarnya AK," kata dia
ismoko.widjaya@vivanews.com