Status Facebook Gegerkan Bali
Status tersebut sudah jelas dan tegas menghina agama tertentu di Bali.
Rabu, 17 Maret 2010, 21:35 WIB
Amril Amarullah
Simbol pelarangan Facebook (digiactive.org)
VIVAnews -- Hati-hati bila menulis status di situs jaringan sosial Facebook, apalagi yang bisa menyinggung satu pihak, ataupun membawa muatan SARA.
Setelah kasus status Facebook Evan Brimob sempat mencuat di publik dan menuai kemarahan masyarakat beberapa bulan lalu, kali ini seseorang bernama Ibnu Rachal Farhansyah memicu kemarahan masyarakat Bali, yang mayoritas beragama Hindu.
Pasalnya, di saat mayoritas masyarakat Bali menggelar ritual Nyepi, Selasa 16 Maret 2010, Ibnu malah menulis status yang memicu konflik. Satus tersebut langsung menuai komentar kemarahan dari sejumlah temannya di akun tersebut.
Dalam salah satu komentar, Ibnu dicap sebagai sosok munafik yang tidak menghargai umat Hindu. Banyak pula yang meminta Ibnu untuk pergi meninggalkan Bali ataupun mengancam melaporkan kasus ini ke pihak berwenang, polisi.
Ibnu akhirnya menuliskan status terbaru yang menyatakan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Bali, khususnya yang beragama Hindu, atas pernyataan kasarnya tersebut.
Namun, nasi sudah menjadi bubur. Ulah Ibnu sudah terlanjur menjadi buah bibir. Bermunculan juga sejumlah grup yang menyatakan penentangan terhadap aksi Ibnu ini. Salah satu grup menggalang dukungan untuk mengusir Ibnu dari Bali.
Ibnu sendiri dikabarkan belum begitu lama tinggal di Pulau Dewata. Tampaknya, ia masih harus banyak belajar beradaptasi dan menghargai perbedaan adat-istiadat, budaya dan agama dimana ia tinggal sekarang. (tvone.co.id)
Yudha
04/08/2010
Saya heran, kok orang rame2 menanggapi berita yang tidak jelas? Berita ini tidak menyebutkan apa "status" yang dianggap tidak menghargai orang Hindu di Bali. Tetapi orang2 pada rame berkomentar sampai bertengkar dan terpecah belah. Mudah diadudomba. Kasih
Gaya Moy
18/03/2010
Mau eksis jangan lebay pis :)
Melky
18/03/2010
Saya yakin umat Hindu bisa bersikap dewasa, dengan memaafkan orang yang sudah meminta maaf kepada sesama dengan hati yang tulus, walaupun kita sudah disakiti...
Setiap manusia tidak pernah luput dari salah dan dosa...
Indonesia untuk keragaman...peace
frodo
17/03/2010
bener....usir aja dr bali biar dia bis amenghargai keberagaman budaya orang lain...mungkin si ibnu ini yang kaya tai!! di lihat dr namanya kira agamanya apa hayo???
Little India
17/03/2010
Halah.... biasa kalee di facebook orang hina menghina agama. Banyak group2 yg isinya cuma hinaan kpd agama tertentu. Cape dey...mending sih ga usah ditanggapi, anggap aja org stress. Klo punya otak sih dari pada menghina agama org lain mending introspeksi
Amin
17/03/2010
Kalau pedang lukai tubuh masih kan ada harapan sembuh, tapi kalau facebook lukai hati kemana obat hendak dicari. Makanya hati-hati kalau nulis sesuatu
nabuku
17/03/2010
si alay sok eksis :P
dwix182
17/03/2010
SAYA SANGAT SETUJU SARA JANGAN PERNAH DIBAWA2 APAPUN BENTUKNYA....UNTUK
TIDAK MEMPERPANJANG KASUS INI...SAYA HARAPKAN TOLERANSI & ITIKAD
BAIK SAUDARA IBNU RACHAL FARHANSYAH..UNTUK DATANG KE LAPANGAN RENON
(DIPARKIRAN UTARA LAPANGAN )DENPASAR-BALI NANTI PA
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar