Nasional

Jenazah Teroris Berkode A di RS Polri

Ketatnya pengamanan terkait dengan jenazah tiga tersangka teroris yang tewas ditembak.

Selasa, 16 Maret 2010, 16:58 WIB
Siswanto, Suryanta Bakti Susila
Jenazah Teroris Di RS Polri (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Selasa 16 Maret 2010, puluhan polisi masih berjaga-jaga di sekitar RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Meski tidak seketat kemarin, garis polisi masih melintang di sana.

Ketatnya pengamanan ini terkait dengan keberadaan jenazah tiga tersangka teroris yang mati ditembak polisi.

Jenazah para tersangka teroris mendapat perlakuan khusus di ruang penyimpanan jenazah. Tidak sebagaimana jenazah di kamar mayat rumah sakit yang selalu dilabeli identitas, untuk tiga jenazah tersangka hanya diberi kode.

“Jenazahnya juga enggak diberi nama. Yang kami tahu dari ketiganya hanya diberi kode A1, A2, dan A3,” kata seorang petugas RS Polri Kramat Jati yang tidak mau disebut namanya.

Dia tidak bisa membedakan identitas jenazah berkode A1, A2, dan A3.

“Jadi, kami tidak mengetahui kode itu atas nama jenazah siapa. Jenazah saat ini masih diidentifikasi,” ujarnya.

Menurut keterangan polisi, salah satu jenazah bernama Hasan Noor yang tewas bersama Ridwan alias Nico Prestiadi dalam penggerebekan di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang, pada Selasa 9 Maret 2010.

Sedangkan dua jenazah lainnya bernama Enceng Kurnia dan Pura Sudarma yang tewas dalam baku tembak dengan polisi di Aceh.

Untuk sementara ini ketiga jenazah masih tetap tersimpan di sana. Setelah semua penyidikan tuntas, RS Polri berharap jenazah ini diambil keluarga masing-masing.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ