VIVAnews - Peringatan Nyepi di Bali, disertai dengan penghentian seluruh aktivitas. Hal itu, terbukti mampu menghemat konsumsi listrik sebesar 450 MW (Megawatt) atau 5,5 miliar rupiah.
Di kala PLN Bali bisa lebih tenang, karena masyarakat setempat mampu menghemat listik, PT XL Axiata Tbk (XL) juga tak mau kalah. Di hari raya Nyepi, Si Biru justru mencatat pertumbuhan trafik hingga 20 persen dibandingkan hari biasa.
"Ini sudah biasa terjadi sejak dua tahun lalu. Kemungkinan besar, karena mobilitas dan aktivitas masyarakat Bali selama Nyepi terbatas," kata GM Corporate Communications XL Febriati Nadira pada VIVAnews, Selasa, 16 Maret 2010.
Wanita berusia 35 tahun ini menambahkan, dengan adanya keterbatasan mobilitas masyarakat justru menguntungkan, karena dengan demikian utilisasi jaringan XL menjadi lebih optimal karena adanya peningkatan komunikasi selular.
Menurut data yang diterima VIVAnews, XL memiliki 1,7 juta pelanggan di Bali dengan average revenue per user (ARPU) rata-rata mencapai 40 ribu rupiah per bulan.
Hingga saat ini, operator selular, yang sebelumnya bernama PT Excelcomindo Pratama Tbk itu masih menguasai pangsa pasar terbesar di Pulau Dewata, yakni sekitar 41 persen.
antique.putra@vivanews.com