VIVAnews - Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri mendatangi Markas Polsek Leupung, Aceh Besar. Kapolri juga menyempatkan diri meninjau lokasi pengepungan teroris yang menewaskan dua tersangka, yang berjarak hanya sekitar 30 meter dari lokasi Mapolsek Leupung.
Pantauan VIVAnews, Kapolri tiba di Mapolsek Leupung, Aceh Besar, Selasa 16 Maret 2010, dengan didampingi sejumlah petinggi dari Markas Besar Polri.
Mereka yang terlihat antara lain, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi dan Kepala Divisi Humas Inspektur Jenderal Edward Aritonang. Kapolri langsung disambut Kapolda Nanggroe Aceh Darussalam Inspektur Adityawarman.
"Kita belum tahu berapa lama akan operasi di Aceh ini, nanti kita akan rapat dengan Polda untuk menentukan target operasi kita," kata Bambang Hendarso Danuri.
Seperti diketahui, pengepungan di Leupung, Aceh Besar, itu bermula dari informasi adanya sejumlah orang yang bukan warga Aceh yang menyewa mobil pick up L300 berplat BK 1116 GU berwarna hitam.
Mobil yang melaju dari Lambaro, dua kilometer dari Banda Aceh, itu hendak menuju Meulaboh. Koramil lalu menginformasikan itu ke Polres Aceh Besar. Lalu Kepolisian mengkoordinasikan semua kantor Polsek di sekitar wilayah yang akan dilewati mobil tersebut.
Saat dirazia,penumpang yang di depan itu sempat keluar. Dia sempat menembak dua kali. Namun tembakannya meleset dan justru balasan dari aparat polisi yang kemudian berhasil menembaknya.
Dua orang di antara kawanan itu terluka akibat tembakan. Sementara delapan lagi menyerahkan diri.
Laporan: Muhammad Riza l Aceh
ismoko.widjaya@viavnews.com