Nasional

Nyepi, PLN Bali Hemat Rp 5,5 Miliar

Ini karena pembangkit yang biasanya memasok produksi listrik 582 MW tak digunakan maksimal

Selasa, 16 Maret 2010, 10:33 WIB
Ismoko Widjaya
  (Antara/ Nyoman Budhiana)

VIVAnews - Peringatan Nyepi 16 Maret 2010 yang disertai dengan penghentian seluruh aktivitas, terbukti mampu menghemat konsumsi listrik sebesar 450 MW (Megawatt). Ini karena pembangkit yang biasanya memasok produksi listrik 582 MW tak digunakan maksimal.

"Pemakaian listrik di Bali saat Nyepi hanya sekitar 100 MW yang kebanyak di gunakan hotel-hotel, rumah sakit, dan keperluan rumah tangga," kata juru bicara PLN Bali, Agung Mastika, saat dikonfirmasi VIVAnews.

Dia menjelaskan, pemakaian listrik saat Nyepi relatif berkurang. Karena aktivitas masyarakat juga berkurang, terutama dalam penggunaan listrik di beberapa tempat vital seperti keperluan rumah tangga, Rumah Sakit (RS) dan hotel.

Meskipun mengalami penurunan konsumsi listrik, bukan berarti pihak PLN langsung menghentikan pasokan listrik dari pembangkitnya. PLN tetap standby pembangkit dan tetap menghabiskan bahan bakar tetapi sedikit.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, jika warga masih banyak yang menyalakan televise saat Nyepi, namun sejak tahun ini siaran televisi lokal maupun nasional ke Bali dinonaktifkan, sehingga mengurangi pula penggunaan listrik di Bali.

"Penghematan listrik saat Nyepi sebesar 450 MW, ya jika dirupiahkan saat ini Bali telah menghemat sekitar Rp 5,5 miliar," tambahnya.

Laporan : Peni Widarti | Bali


ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ