Berantas Teroris Jangan Demi Amerika
Jika hal itu benar, Hasyim Muzadi sangat menyesalkan hal itu.
Senin, 15 Maret 2010, 16:25 WIB
Ismoko Widjaya
Hasyim Muzadi (nu.co.id)
VIVAnews – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengapresiasi pemberantasan terorisme. Namun dia berpesan jangan sampai pemberantasan terorisme itu ditujukan untuk 'menyenangkan' Amerika.
"Gerakan pemberantasan teroris janganlah sekali-kali untuk menyenangkan Amerika. Namun ditujukan untuk citra agama, kepentingan nasional dan kemanusiaan,” kata Hasyim dalam siaran persnya, Senin 15 Maret 2010.
Hasyim mengatakan, belakangan banyak isu atau ada suara-suara mau minta hadiah dari pemberantasan terorisme yang mulai terdengar. Jika hal itu benar dia sangat menyesalkan hal itu.
"Sungguh merendahkan martabat bangsa, dan dugaan saya amerika pun akan 'mencibir' kita. Sungguh, sifat cari muka, sifat inlander yang harus segera kita tinggalkan demi martabat bangsa," tegasnya.
Hasyim juga meminta aparat keamanan harus kembali ke proses hukum dalam menangani terorisme. “Sebagaimana dekade yang lalu agar Indonesia lebih bermartabat," ujar Hasyim.
Laporan: Dian Widiyanarko
kobar
16/03/2010
aduh biung, piye toh mbah, kemana jalan pikirannya koq kagak nyambung, syukuri sajalah banyak teroris telah dibasmi, jangan pakai embel2 nggak karuan, doakan saja para polisi berhasil dan selamat gitu lho mbah..
jonson samosir
16/03/2010
densus 88 maju trus brantas teroris yg berkeliaran di negara kita indonesia tercinta ini, yg selalu meresahkan masyarakat indonesia, dan memporak porandakan kerukunan antar umat beragama,. saya sangat benci dengan teroris.
kitajima
16/03/2010
klu menurut gw sih Bunuh terorisnya demi untuk alihkan perhatian masyarakat dari Kasus Century wkwkwkwkwk
mus muzadi
16/03/2010
teroris diberantas demi umat manusia dan negara diseluruh dunia. tidak terkecuali amerika, cina, rusia, arab dsb. yg penduduknya bisa saja jadi korban, disemua tempat didunia.
ada masalah apa rupanya?
kasim muzadid
16/03/2010
orang ini selalu berpikiran nyeleneh. teroris diberantas kok kelihatannya dia kecewa banget. ada apa ini?
pemberantasan teroris cukup dengan 3 syarat. 1. berikan keadilan bagi semua warga masyarakat tanpa perbedaan. 2. kembali pada syariat masing2 agama. 3. bentuk kelompok mitra dialog agama disetiap desa, sebagai kelompok deteksi awal adanya gerak intimidasi
joni
15/03/2010
heyyyyy perlu kalian tahu siapa yang ngajar densus 88, kalau pengen tahu swat amerika, coba cari tahu kalau pengen komentar.
2gno
15/03/2010
Siapa pula yg begitu. Tak usah ye..... kita kan yg paling merasakan sejak bom bali s/d bom JW Mariot, kok nuduh demi Amerika sih P Kiai. Tugas anda menyadarkan umat yg tersesat ini
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar