Nasional

Hasyim: Tolak Obama Bertentangan Etika Islam

Hasyim mengatakan Rasulullah sendiri mengajarkan hal itu.

Senin, 15 Maret 2010, 15:59 WIB
Ismoko Widjaya
Lawatan Obama ke Asia: Obama dan SBY (AP Photo/Charles Dharapak)

VIVAnews – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengiimbau agar umat Islam Indonesia tidak menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia. Karena penolakan itu bertentangan dengan etika Islam.

"Selain bertentangan dengan etika Islam, juga bertentangan dengan etika diplomasi internasional. Tidak ada aturan Islam untuk menolak tamu apalagi dalam kapasitas diplomasi internasional,” kata Hasyim Muzadi dalam pesan singkat, Senin 15 Maret 2010.

Hasyim mengatakan Rasulullah sendiri mengajarkan hal itu. Nabi Muhammad sendiri "berhubungan diplomatik" dengan agama lain termasuk Yahudi.

Apalagi, kata Hasyim, Obama telah menunjukkan kemauan baik dalam memperbaiki hubungan Amerika dengan dunia Islam. Sekalipun hasilnya belum maksimal, namun mulai terasa.

"Di Amerika seorang presiden tentu penguasa eksekutif tertinggi, namun sebagai negara demokrasi. Presiden tentu belum segala-galanya," ujar dia.

Seperti diketahui, setelah ulama di Jawa Barat, giliran ulama Sulawesi Selatan yang menolak kedatangan Obama.

Penolakan disampaikan dalam rekomendasi hasil pertemuan sejumlah ulama di Makassar, Sabtu, 13 Maret 2010.

Juru bicara Organisasi Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulsel Hasanuddin Rasyid menyampaikan hasil rekomendasi itu. Penolakan Obama dilandasi posisinya sebagai kepala negara 'penjajah'.

"Tidak boleh menerima pemimpin negeri penjajah. Atas dasar itu, kami menolak dan meminta penguasa di Indonesia tidak menerima, menyambut atau memperlakukan Obama sebagai tamu terhormat," tegas Hasanuddin di Gedung Addaraen.

Laporan: Dian Widiyanarko


ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
agen obama
18/03/2010
KITA MEMANG HARUS MENERIMA DAN MENGHORMATI KEDATANGAN OBAMA. JANGAN KAYA HTI DAN ULAMA YANG MENOLAK. BIARIN AJA UMAT ISLAM DI IRAK, AFGAN, PAKISTAN DIBUNUHI SAMA TENTARA AMERIKA, KAN SALAH MEREKA SENDIRI, KITA UMAT ISLAM DISINI NDAK USAH AMBIL PUSING. DOL
Balas   • Laporkan
Mengapa obama wajib ditolak
18/03/2010
1. Obama adalah kepala negara dari negara penjajah Amerika Serikat bertentangan dengan sikap politik Indonesia yang anti penjajahan 2. Kedatangan Obama untuk memastikan dan mengokohkan Indonesia sebagai negara kapitalis sekuler yang telah menjadi sumber
Balas   • Laporkan
breen
17/03/2010
Mataelang.... pesan tajam tp tak bermakna..... bertopeng tp tak beraut.... jika dibuka ternyata kosong. waspada...
Balas   • Laporkan
AA Ifunk
17/03/2010
Bagaimana dengan negara negara Islam yang telah banyak menyiksa dan Membunuh TKW Indonesia yang beragama islam juga ?? lebih berat di mata tuhan sesam muslim membunuh muslim ??
Balas   • Laporkan
donny prisa
16/03/2010
selamat datang obama presiden amerika . hanya segelintiran manusia indonesia yg menolak kedatangan anda. biasa lah orang yg iri hati kurang memahami agama nya dgn baik alias penuh dgn dengkiiiiiiiiiiii.
Balas   • Laporkan
ari
16/03/2010
Penolakan terhadap obama harus ditanggapi, baik rakyat Indonesia atau pemerintah, karena akhlak seorang muslim adalah mempertahankan harta bendanya dari jarahan orang lain apalagi ini adalah harta milik rakyat yang sejak tahun 60an di kuasai Amerika sprt
Balas   • Laporkan
BoyDontCry
16/03/2010
"Tidak boleh menerima pemimpin negeri penjajah. Atas dasar itu, kami menolak dan meminta penguasa di Indonesia tidak menerima, menyambut atau memperlakukan Obama sebagai tamu terhormat," tegas Hasanuddin di Gedung Addaraen. wah klu ini mah ga boleh donk b
Balas   • Laporkan
Kitajima
16/03/2010
"Selain bertentangan dengan etika Islam, juga bertentangan dengan etika diplomasi internasional. Tidak ada aturan Islam untuk menolak tamu apalagi dalam kapasitas diplomasi internasional,” setuju saya pak tambahan penolakan terhadap seseorang meskipun ora
Balas   • Laporkan
skakmate
16/03/2010
bos ini kan bukan zaman Nabi ... sekarang zamannya demokrasi..dimana kesejahteraan masyarakat luas itu menjadi penting tanpa memandang SARA.. klo dikit2 Haram/Najis.. udah perang saudara kali bozzzz.
Balas   • Laporkan
Mataelang
15/03/2010
Bukankah Rosulullah saw pernah menolak bertemu dengan Abu Sofyan pimpinan Quraisy yang melanggar kesepakatan Hudaibiyah saat datang ke Madinah, padahal Abu Sofyan mertua ROsulullah sendiri Bukankah Rosulullah saw mengusir Yahudi Bani Qoinuqo dari Madinah
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau