Nasional

Istana: Obama Cinta Indonesia, Jangan Ditolak

Obama datang ke Indonesia dengan membawa itikad baik dan semangat kerja sama yang baru.

Senin, 15 Maret 2010, 15:41 WIB
Ismoko Widjaya, Nur Farida Ahniar
KTT G20 : Obama dan SBY (AP Photo/Charles Dharapak)

VIVAnews - Hizbut Tahrir dan Forum Umat Islam tegas menolak rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat Barak Obama ke Indonesia. Pemerintah memastikan bahwa Obama datang dengan niat baik.

"Saya tekankan, Presiden Obama cinta Indonesia," kata juru bicara kepresidenan bidang luar neger, Dino Patti Djalal, di Komplek Istana Presiden, Jakarta, Senin 15 Maret 2010.

Menurut Dino, Obama datang ke Indonesia dengan membawa itikad baik dan semangat kerja sama yang baru. Karena, Indonesia dan Amerika akan menandatangani 'Comprehensif Partnership' di beberapa sektor.

"Obama aktif membangun hubungan, menjembatani dunia islam, dan berbagai kebijakan yang baru diambil yang bersifat progresif," kata dia.

Dino mempertegas, rakyat Indonesia perlu menyambut baik kedatangan Obama. Obama dinilai sudah mengulurkan tangan persahabatan dan simpati kepada umat Islam, serta tidak berprasangka.

"Ini suatu sifat yang Islami, menyambut baik dengan yang datang ke kita dengan itikad baik," ujarnya lagi.

Seperti diketahui, setelah ulama Jawa Barat, giliran ulama Sulawesi Selatan yang menolak kedatangan Obama.

Penolakan disampaikan dalam rekomendasi hasil pertemuan sejumlah ulama di Makassar, Sabtu, 13 Maret 2010.

Juru bicara Organisasi Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulsel Hasanuddin Rasyid menyampaikan hasil rekomendasi itu. Penolakan Obama dilandasi posisinya sebagai kepala negara 'penjajah'.

“Tidak boleh menerima pemimpin negeri penjajah. Atas dasar itu, kami menolak dan meminta penguasa di Indonesia tidak menerima, menyambut atau memperlakukan Obama sebagai tamu terhormat,” tegas Hasanuddin di Gedung Addaraen.

ismoko.widjaya@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
breen
17/03/2010
Salut....byk refrensi. tp tetep aja selama bercokol atas ID ga jelas adalah topeng. berani ga???? waspada terhadap penyusup negeri
Balas   • Laporkan
Ari
16/03/2010
Kalau kita tidak membuka mata kita, kita akan terus menjadi bulan-bulanan, siapa yang dulu mendorong RI untuk mesuk ke Timor leste sbg perisai partai komunis yang berkembang di Timor leste, siapa juga yang terus menjatuhkan sanksi kepada RI dnegan tuduhan
Balas   • Laporkan
dede
16/03/2010
cinta indonesia?yakin lo?ingin bersahabat dan bersimpati pada umat Islam?bener lo?tu liat ribuan nyawa di afghan, ribuan nyawa di pakistan, palestin dan belahan dunia islam lain...?obama tu antara mulut ama kebijakan dan tindakannya ga nyambung?ngomong pi
Balas   • Laporkan
dede
16/03/2010
cinta indonesia?yakin lo?ingin bersahabat dan bersimpati pada umat Islam?bener lo?tu liat ribuan nyawa di afghan, ribuan nyawa di pakistan, palestin dan belahan dunia islam lain...?obama tu antara mulut ama kebijakan dan tindakannya ga nyambung?ngomong pi
Balas   • Laporkan
Mataelang
15/03/2010
Cinta Indonesia ? Bagaimana perampokan yang dilakukan perusahaan Amerika mulai dari Aceh sampai Papua ? Bagaimana dengan keterlibatan AS dalam konflik Papua ? Going forward, I will be a strong and steady advocate for our workers and our companies abroad.
Balas   • Laporkan
adit
15/03/2010
kalo datang dengan nian yg tulus,mengapa harus ada penolaka,lagian obama kan jg pernah tinggal di indonesia.
Balas   • Laporkan
primus
15/03/2010
BODOH benar mereka yg menolak OBAMA. Pnya hak apa mereka menolak?..... kita harus menerima OBAMA dengan tangan terbuka donk..... kita mesti berpikir untuk masa depan negeri ini, obama memberikan pengaruh positif bagi indonesia.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ