VIVAnews - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengeluarkan Daftar Pencarian Orang (DPO) yang berisi 14 profil buron teroris. Sebelumnya, Polri telah menangkap 31 orang teroris dan menewaskan tujuh lainnya dalam operasi pemberantasan teroris di Nanggroe Aceh Darussalam dan Pamulang, Tangerang, Banten.
"Kita sudah keluarkan DPO 14 orang dengan masing-masing profilnya, Insya Allah bisa dilakukan penangkapan secepatnya," kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin, 15 Maret 2010.
Menurut Bambang, dari tersangka teroris yang tertangkap itu masing-masing pernah terlibat dalam kasus pengeboman hotel JW Marriott dan tindakan kekerasan di beberapa tempat yang lain.
Selain itu, Bambang membantah adanya campur tangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dalam operasi latihan di Aceh. Dia menegaskan salah seorang warga Aceh yang tertangkap, Suyudi, bukan anggota GAM.
Bambang berharap dengan adanya DPO, latihan gabungan pemberantasan teroris dan kerjasama semua pihak masyarakat dan pemerintah dapat memberantas teroris. "(Masyarakat) secepatnya memberikan informasi kepada pihak keamanan begitu menjumpai tanda-tanda mereka," katanya.