Nasional

Otopsi Mayat Teroris Dilanjutkan Besok

Pemeriksaan dihentikan setelah keluarga tersangka meninggalkan rumah sakit.

Minggu, 14 Maret 2010, 20:30 WIB
Amril Amarullah, Muhammad Chandrataruna
Jenazah Teroris Di RS Polri (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews -- Tim forehensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur menghentikan otopsi oleh dua tersangka teroris Enceng Kurnia dan Pura Sudarma yang tiba sore tadi dari Aceh.

Pemeriksaan dihentikan setelah keluarga tersangka meninggalkan rumah sakit untuk melihat dan memberi keterangan dan mencocokan tanda-tanda yang ada di tubuh jenazah teroris.

"Aktivitas tim forensik hari ini dicukupkan dan akan dilanjutkan besok," kata petugas forehensik kepada wartawan, Minggu 14 Maret 2010.

Sebelumnya, keluarga dari salah satu tersangka teroris bernama Enceng Kurnia yang tewas di Aceh Besar, Jumat 12 Maret 2010 baru saja meninggalkan Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, malam ini, Minggu 14 Maret 2010.

Pria berperawakan tinggi berkemeja putih diperkirakan berusia 50 tahun keluar dengan cepat meninggalkan ruang instalasi kedokteran forehensik tempat jenazah teroris diotopsi. 

Namun sayangnya saat dimintai keterangan soal hasil otopsi dua tersangka teroris, dia enggan berkomentar. Mereka adalah ayah kandung Enceng, bersama anak kandungnya dan kakaknya.

"Mereka hanya melihat dan memberi keterangan dengan tanda-tanda yang ada di tubuhnya. Keputusan bahwa jasad itu Enceng atau bukan tetap ada di tangan tim forensik," tuturnya.

Sementara rombongan yang datang ke ruang instalasi forensik RS Polri Sukanto tadi pagi, dibenarkan dia, bahwa mereka adalah anggota keluarga Hasan Nour.

"Itu keluarga Hasan Nour. Sudah pulang dari tadi sore," ucapnya. Petugas forensik tersebut juga mengatakan, aktivitas tim forensik hari ini dicukupkan dan akan dilanjutkan besok.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ